Buka menu utama
Kendi Pancasila

Kendi Pancasila adalah sesuai dengan namanya kendi (tempat minum dari tanah) yang memiliki lima mata pancuran air itu diharpakan dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa bernegara[1]. Kendi pancasila akan digunakan sebagai tempat pengucapan ikrar janji anggota DPR RI periode 2014-2019. Itu disampaikan Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani saat penyerahan kendi pancasila yang dibawa menuju Gedung MPR/DPR Jakarta dari Desa Plajan Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara.

Daftar isi

MaknaSunting

Lumrahnya kendi (tempat minum dari tanah) memiliki satu mata pancuran air. Tapi kendi pancasila memiliki lima pancuran, lima pancuran tersebut merupakan simbol nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, keadilan dan lain sebagainya. Nilai pancasila yang disepakati para pendiri bangsa, menjadi latar belakang gelar kegiatan tersebut. Kendi Pancasila juga sarana pengingat terhadap cita-cita luhur pendiri bangsa Indonesia.

FilosofiSunting

Kendi dipilih, karena benda tersebut memiliki nilai filosofis. Sebab kendi terbuat dari tanah dan air. Atau jika digabungkan adalah tanah air. Kendi Pancasila ini berisi air yang berasal dari mata air seluruh provinsi[2] di Indonesia serta dikelilingi tanah dari 33 provinsi di Indonesia, dan nantinya Kendi ini ditempatkan di lima wilayah strategis Indonesia yang meliputi Komplek taman gedung DPR/MPR, Mabes POLRI, Istana Presiden, Mahkamah Agung, serta Kawasan Plajan.

TujuanSunting

Sekjend MPR RI Eddy Siregar mengapresiasi upaya penempatan Kendi Pancasila di gedung parlemen Indonesia. Lokasi kendi pancasila akan digunakan sebagai tempat pengucapan ikrar janji anggota DPR RI periode 2014-2019. Melalui langkah tersebut wakil rakyat bisa memiliki jiwa nasionalisme, mampu memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai lini kehidupan.

PenyerahanSunting

Ratusan kader[3] dan simpatisan GAFATAR (Gerakan Fajar Nusantara) bersama beberapa paguyuban yang tergabung dalam Komite Perdamaian Dunia (The World Peace Committee) meramaikan aksi pawai dengan berjalan kaki pada acara "Kirab Kendi Pancasila" pada Minggu pagi 20 April 2014. Aksi berjalan kaki yang dimulai pada pukul 08.00 WIB dari Gedung Kemenpora RI hingga Gedung MPR RI, Senayan-Jakarta tersebut bertujuan mengantarkan Kendi Pancasila yang memiliki lima susuk dengan filosofi yang sangat bernilai dan bermanfaat sehingga dapat menimbulkan efek yang positif tentang persatuan dan kesatuan bangsa di dunia ini.

ReferensiSunting