Kebebasan bergerak, kebebasan mobilitas, atau hak untuk perjalanan adalah sebuah konsep hak asasi manusia yang meliputi hak seseorang untuk pergi dari tempat ke tempat dalam wilayah suatu negara ,[1] dan meninggalkan negara tersebut dan kembali ke negara tersebut. Hak tersebut tak hanya mengunjungi tempat-tempat, namun juga tempat dimana seseorang bermukim atau bekerja.[1][2]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Jérémiee Gilbert, Nomadic Peoples and Human Rights (2014), p. 73: "Freedom of movement within a country encompasses both the right to travel freely within the territory of the State and the right to relocate oneself and to choose one's place of residence".
  2. ^ Kees Groenendijk, Elspeth Guild, and Sergio Carrera, Illiberal Liberal States: Immigration, Citizenship and Integration in the EU (2013), p. 206: "[F]reedom of movement did not only amount to the right to travel freely, to take up residence and to work, but also involved the enjoyment of a legal status characterised by security of residence, the right to family reunification and the right to be treated equally with nationals".

Pranala luarSunting