"Jihadi John" dan "Jailer John" adalah pseudonim yang diberikan kepada seorang anggota Negara Islam Irak dan Syam (ISIL, ISIS, atau "Negara Islam"), yang dikenal karena muncul pada pemenggalan beberapa tahanan pada 2014 dan 2015.

"Jihadi John"
Sebuah gambar wajah pria, yang ditutupi dengan sebuah niqab
"Jihadi John" dari jarak dekat
KebangsaanBritania[1]
Dikenal atasBerkali-kali memenggal
KesetiaanNegara Islam Irak dan Syam
Hadiah
$10M USD[2]
Dicari oleh
Amerika Serikat
Britania Raya
Kanada
Jepang
Perincian
KorbanJames Foley
Steven Sotloff
David Haines
Alan Henning
Peter Kassig
Syrian soldiers
Haruna Yukawa
Kenji Goto
[3]
Tanggal2014-2015
SenjataPisau, pistol tangan

Jihadi John diidentifikasikan oleh FBI pada September 2014, meskipun namanya tidak dirilis kepada publik. Perdana Menteri Britania David Cameron mengerahkan MI5, MI6, dan GCHQ untuk menemukan dan menangkap Jihadi John.

JulukanSunting

Ia diberikan pseudonimnya sebagai John oleh kelompok penyanderaannya. Para penyandera berkata bahwa ia adalah bagian dari sebuah sel teroris yang disebut sebagai "The Beatles", dan bahwa ia dijaga oleh para penyandera Barat ketika menangani komunikasi dengan keluarga mereka.[4] Pseudonim tersebut merujuk kepada John Lennon dari the Beatles, dan anggota lainnya dari sel tersebut dikenal sebagai "George", "Paul" dan "Ringo", yang merujuk kepada anggota Beatles lainnya, George Harrison, Paul McCartney, dan Ringo Starr. Anggota sel tersebut semuanya berbicara dalam aksen Inggris.[5][6] Pseudonim "Jihadi John" dan "Jailer John" dibuat oleh pers Britania.[7][8]

Jihadi John diidentifikasikan oleh FBI pada 25 September 2014, meskipun namanya tidak dirilis kepada publik.[9] Perdana Menteri Britania David Cameron memerintahkan MI5, MI6, dan GCHQ untuk menemukan dan menangkap Jihadi John.[10][11][12]

Orang-orang yang dibunuhSunting

Prajurit Suriah yang tidak diketahuiSunting

Pada sebuah video yang dipos di Instagram pada Mei 2014, seorang pria yang dipercaya oleh para investigator sebagai Jihadi John terlihat membunuh seorang prajurit Suriah. Video tersebut memperlihatkan seorang prajurit loyal dari Presiden Bashar al-Assad yang ditempatkan di sebuah lapangan terbuka di Suriah, kemudian bagian belakang kepalanya ditembak oleh seorang pria dengan menggunakan sebuah pistol.[13]

James FoleySunting

Dalam sebuah video yang diunggah di YouTube pada 19 Agustus 2014, Foley membaca sebuah pernyataan yang disiapkan yang mengkritik Amerika Serikat, serangan udara terkini di Irak, dan saudaranya yang menjabat dalam Angkatan Udara Amerika Serikat.[14] Jihadi John, yang memakai penutup wajah, juga membacakan sebuah pernyataan yang disiapkan yang mengkritik Amerika dan Presiden Barack Obama dan dibuat untuk menanggapi intervensi yang dipimpin Amerika di Irak pada 2014.[14] Pria yang memakai penutup wajah tersebut kemudian memenggal Foley.[14]

Steven SotloffSunting

Pada 2 September 2014, sebuah video yang dikabarkan dirilis memperlihatkan pemenggalan jurnalis Amerika Steven Sotloff oleh Jihadi John.[15] Gedung Putih mengkonfirmasikan keotentikan video tersebut.[16]

David HainesSunting

Pada 13 September 2014, sebuah video, yang ditujukan ke Perdana Menteri Britania David Cameron, dikeluarkan, memperlihatkan sandera Britania David Haines dipenggal oleh Jihadi John.[17]

Alan HenningSunting

Pada 3 Oktober 2014, sebuah video dirilis oleh ISIL memperlihatkan Jihadi John memenggal Alan Henning. Henning, seorang supir taksi dari Salford, Greater Manchester, secara sukarela dikirim ke Suriah dimana ia ditempatkan ke Ad Dana, sebuah wilayah yang dikuasai oleh ISIL, pada 27 Desember 2013.[18][19]

Peter KassigSunting

Pada 15 November 2014 sebuah video yang dipos oleh ISIL memperlihatkan Jihadi John sedang berdiri sambil memegang sebuah kepala, yang dikonfirmasikan oleh Gedung Putih adalah Peter Kassig.[20] Pemenggalan Kassig yang sebenarnya tidak diperlihatkan, dan tidak seperti video-video pemenggalan sandera yang sebelumnya, ia tidak memberikan sebuah pernyataan.

Prajurit-prajurit SuriahSunting

Sebuah video yang diakhiri dengan Kassig memperlihatkan pemenggalan 18 prajurit Suriah, oleh sebuah kelompok yang dipimpin oleh Jihadi John yang menggunakan penutup wajah. Video tersebut dikatakan oleh BBC bahwa tidak seperti video-video sebelumnya, video ini memperlihatkan wajah-wajah beberapa militan, yang berada di Dabiq di Provinsi Aleppo. Tidak seperti video-video sebelumnya yang memotong bagian yang memperlihatkan pembunuhan, Jihadi John terlihat memenggal seorang korban[3]

Haruna Yukawa dan Kenji GotoSunting

Haruna Yukawa, yang berusia 42 tahun, ditangkap beberapa waktu sebelum Agustus 2014. Kenji Goto, yang lahir pada 1967, ditangkap beberapa waktu sebelum Oktober 2014 ketika berusaha untuk menyelamatkan Yukawa. Pada Januari 2015, mereka meminta tebusan kepada pemerintah Jepang dengan uang sebesar $200 juta dolar.[21] Haruna dipenggal pada 24 Januari, dan Kenji pada 31 Januari 2015.[22][23][24]

IdentifikasiSunting

Identitas yang mungkinSunting

Menurut berbagai sumber, terdapat tiga tersangka utama:[25][26][27]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Simpson, John; Gardham, Duncan; Haynes, Deborah (21 Agustus 2014). "The hunt for British jihadist 'Jailer John'". thetimes.co.uk. Diakses tanggal 17 September 2014. 
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama bounty
  3. ^ a b "BBC News – Abdul-Rahman Kassig: US hostage 'killed by IS'". BBC News. 
  4. ^ "Hunt for "Jihadi John" continues". Daily Mail. Diakses tanggal 22 August 2014. 
  5. ^ James Harkin, Ian Birrell, Sharon Churcher, and Dan Bloom (23 August 2014). "British spies are on verge of identifying 'Jailer John': Ambassador to US reveals 'we are not far away' from unmasking fanatic who murdered James Foley as SAS gets ready to find him". Daily Mail Online. Diakses tanggal 14 November 2014. 
  6. ^ Levy, Megan (5 August 2014). "How London rapper L Jinny became Jihadi John, suspected of beheading James Foley". Sydney Morning Herald. Diakses tanggal 25 September 2014. 
  7. ^ "'Jihadi John', fears for Gazza and GCSE 'ghost of Gove' in headlines". BBC News. 22 August 2014. Diakses tanggal 5 October 2014. 
  8. ^ McCoy, Terrence (22 August 2014). "The brutality of 'Jihadi John,' the Islamic State militant who decapitated James Foley". Washington Post. Diakses tanggal 5 October 2014. 
  9. ^ "FBI: US identifies masked militant in beheading videos". BBC. 25 September 2014. Diakses tanggal 25 September 2014. 
  10. ^ "British Prime Minister David Cameron orders spy chiefs to hunt down 'Jihadi John'". The Times of India. 5 October 2014. Diakses tanggal 5 October 2014. 
  11. ^ "British PM David Cameron orders spy chiefs to hunt down 'Jihadi John'". Economic Times. 5 October 2014. Diakses tanggal 5 October 2014. 
  12. ^ "David Cameron pledges to defeat 'ruthless, senseless and barbaric' Isil killers". Patrick Sawer, Tim Ross. The Telegraph. 5 October 2014. Diakses tanggal 5 October 2014. 
  13. ^ "James Foley's Murderer May Have Been Spotted In Another Brutal Execution Video". Telegraph. Diakses tanggal 7 September 2014. 
  14. ^ a b c Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama rayner
  15. ^ Paul Lewis (2 September 2014). "Isis video purports to show execution of US journalist Steven Sotloff". The Guardian. Diakses tanggal 2 September 2014. 
  16. ^ Joshua Rhett Miller/AP (3 September 2014). "White House confirms authenticity of ISIS video showing beheading of reporter". Fox News. Diakses tanggal 3 September 2014. 
  17. ^ "ISIS executes British aid worker David Haines; Cameron vows justice". CNN. Diakses tanggal 13 September 2014. 
  18. ^ "BBC News – World reacts to IS video showing apparent killing of Alan Henning". BBC News. Diakses tanggal 4 Oktober 2014. 
  19. ^ "BBC News – Alan Henning: An ordinary man who wanted to help Syrians". BBC News. 
  20. ^ Kim Hjelmgaard, USA TODAY (16 November 2014). "U.S. review of Islamic State video confirms American's death". 
  21. ^ January 20, 2015 9:46 AM (2015-01-20). "Profiles of the Japanese hostages in Islamist State video - Yahoo News". News.yahoo.com. Diakses tanggal 2015-02-02. 
  22. ^ "Japan says ISIL beheading video likely authentic". Al Jazeera English. Diakses tanggal 2015-02-02. 
  23. ^ "BBC News - Japan outraged at IS 'beheading' of hostage Kenji Goto". Bbc.com. 1970-01-01. Diakses tanggal 2015-02-02. 
  24. ^ Press, Associated. "Islamic State beheads Japanese journalist | New York Post". Nypost.com. Diakses tanggal 2015-02-02. 
  25. ^ "London hip-hop artist Abdel-Majed Abdel Bary key suspect in hunt for killer of American journalist James Foley". news.com.au. Diakses tanggal 24 August 2014. 
  26. ^ "British rapper, a hacker and jihadi propagandist possible identities of 'John the Beatle', suspected killer of US journalist James Foley". News.Au. Diakses tanggal 23 August 2014. 
  27. ^ "London rapper Abdel-Majed Abdel Bary investigated as police hunt for 'Jihadi John'". Evening Standard. 23 Agustus 2014. Diakses tanggal 24 Agustus 2014.