Buka menu utama

"Jari Allah" adalah sebuah frasa biblikal, yang sebagian besar digunakan untuk mengartikan firman yang dikatakan ditulis di atas loh batu yang kemudian dijatuhkan dari Gunung Sinai dalam Alkitab oleh Musa, yang umumnya disebut sebagai Sepuluh Perintah Allah, tetapi juga sesekali digunakan oleh Yesus Kristus dalam Injil Lukas.[1]

Alkitab IbraniSunting

Pertama kali frasa "jari Allah" muncul dalam Alkitab Ibrani, pada pasal kedelapan, pada paragraf ayat keenam belas sampai kedua puluh, di Kitab Keluaran.

Perjanjian BaruSunting

Frasa tersebut juga sesekali digunakan oleh Yesus dalam Perjanjian Baru Kristen.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

Pranala luarSunting