Buka menu utama

Yanisari (berasal dari Turki Utsmaniyah: يڭيچرى (yeniçeri) yang berarti "pasukan baru") adalah pasukan infanteri yang dibentuk dari pasukan dan penjaga pribadi sultan Utsmaniyah. Pasukan ini muncul pada abad ke-14. Pasukan ini dibubarkan oleh Sultan Mahmud II pada tahun 1826 karena terjadinya Insiden yang Menguntungkan.

Janissari
Tentara Baru
Battle of Vienna.SultanMurads with janissaries.jpg
Aktif1363–1826 (1830 untuk Algier)
Aliansi Kekaisaran Ottoman
Tipe unitInfantri
Jumlah personel1,000 (1400)
Ibu pejabat[butuh rujukan]Adrianople (Edirne), Constantinople (Istanbul)
PelindungHajji Bektash Wali
Warna seragamBiru, Merah dan Hijau
PertempuranPertempuran Kosovo, Pertempuran Nicopolis, Pertempuran Ankara, Pertempuran Varna, Pertempuran Chaldiran, Pertempuran Mohács, Pengepungan Vienna, dan lain-lain
Komandan tempur
PertamaMurad I
TerakhirMahmud II


Asal MuasalSunting

Yanisari dapat dilacak hingga kepada era rezim Murad I penguasa Ottoman ketiga.[1] Dari tahun 1380-an hingga ke tahun 1648 sistem perekrutan dilakukan melalui sistem devşirme.

Kisah Yanisari dimulai sebagai sekelompok elit budak yang terdiri dari anak-anak lelaki Kristen yang diculik kemudian masuk Islam,[2] dan menjadi terkenal karena jiwa korsa yang terbentuk dengan disiplin dan ketertiban yang ketat. Tidak seperti budak pada umumnya, mereka dibayar secara teratur. Yanisari dilarang untuk menikah atau terlibat dalam perdagangan, mereka diharapkan mempunyai loyalitas penuh kepada.[3] Pada abad ketujuh belas, karena peningkatan kebutuhan akan pasukan Utsmaniyah secara drastis maka kebijakan rekrutmen korps yang awalnya ketat menjadi longgar. Warga sipil membeli jalan untuk menjadi yanisari demi mendapatkan manfaat peningkatan status sosial ekonomi kepada yanisari. Akibatnya, korps secara bertahap kehilangan karakter militernya, menjalani proses yang digambarkan sebagai 'sipilisasi'.[4]. Korps dihapuskan oleh Sultan Mahmud II pada tahun 1826 setelah 135.000 yanisari memberontak terhadap sultan. Setelah pemberontakan berhasil dipadamkan ada 6.000 yanisari lebih yang dieksekusi. [5]

ReferensiSunting

  1. ^ Kafadar, Cemal (1995). Between Two Worlds: The Construction of the Ottoman State. University of California Press. hlm. 111–3. ISBN 978-0-520-20600-7. 
  2. ^ The New Encyclopedia of Islam, ed. Cyril Glassé, Rowman & Littlefield, 2008, p.129
  3. ^ Cleveland, Bunton, William, Martin (2013). A History of the Modern Middle East. Westview Press. hlm. 43. ISBN 978-0-8133-4833-9. 
  4. ^ Ágoston, Gábor (2014). "Firearms and Military Adaptation: The Ottomans and the European Military Revolution, 1450–1800". Journal of World History. 25: 119–20. 
  5. ^ Balfour & Kinross 1977, hlm. 456-457.

Pranala luarSunting