Sinar Harapan: Perbedaan revisi

17 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
(Penambahan keterangan dalam sejarah Sinar Harapan)
Pada era Reformasi, kebebasan pers mulai diperlonggar. Sinar Harapan diterbitkan kembali pada tanggal 02 Juli 2001 oleh H.G. Rorimpandey dan Aristides Katoppo di bawah naungan PT. Sinar Harapan Persada. Meskipun telah 14 tahun “dikubur”, kebangkitan kembali Sinar Harapan tetap mendapat respon positif dari berbagai pihak, baik dari kalangan elit pemerintah, elit politik, pelaku bisnis, kaum profesional, biro iklan sampai agen koran. Berbagai penghargaan jurnalistik juga kembali telah diterima beberapa wartawan Sinar Harapan.
 
Saat terbit kembali, pembaca pertama koran iniSinar yang pertama kaliHarapan adalah Budi Purwanto. Beliau merupakan salah satu orang di bagian percetakan. Kebetulan, saat itu dia sedang bertugas di percetakan saat Sinar Harapan yang baru, naik cetak kembalilagi setelah pembredelan.
 
== Pranala luar ==
8

suntingan