Curug Orok: Perbedaan revisi

99 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
| coords = {{Coord|-7.386804|107.736176|display=inline,title|type:landmark|name=Curug Orok}}
| watercourse = Sungai Cikahuripan
| type = Air terjun paralel ''(parallel waterfall)''
| elevation = 250 mdpl
| height = 45 m
Asal mula air terjun ini dinamakan Curug Orok karena menurut cerita [[masyarakat]] setempat pada tahun 1968 ada seorang wanita muda yang membuang bayinya dari puncak air terjun, sehingga air terjun tersebut dinamakan Curug Orok.<ref name="curug"/> Kalau dilihat dari bentuknya, air terjun ini mempunyai 2 curug, dimana yang besar melambangkan keberadaan ibu si bayi dan yang kecil melambangkan bayi tersebut.<ref name="curug"/>
 
== Keadaan AlamGeografis ==
===Batas administrasi dan akses===
Curug orok dengan ketinggian 45 meter ini sudah menjadi Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) sejak 21 April 1996.<ref name="curug"/> Curug Orok itu sendiri dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara dan dimiliki oleh PT.<ref name="curug"/> Perkebunan Papandayan. Waktu operasi dari ODTW Curug Orok ini mulai dari pukul 09.00-16.30. Batas administrasi ODTW ini Sebagai berikut :
Batas administrasi ODTW Curug Orok adalah sebagai berikut :
*Utara : Gunung Papandayan </br>
*SelatanUtara : Gunung GederPapandayan </br>
*Selatan : Gunung Geder
*Barat : Desa Cikandang </br>
*Timur : Kecamatan Pamulihan </br>
Jarak kawasan ini dari Ibukota kecamatan Cikajang 5 Km, sedangkan dari Ibukota Kabupaten Garut 31 Km.<ref name="curug"/> Curug Orok sendiri berada di ketinggian 250 M diatas permukaan laut dengan konfigurasi umum lahan berbukit karena letaknya di kaki gunung Papandayan dan tingkat kemiringan lahannya landai dan curam Tingkat stabilitas dan daya serap tanah di kawsan ini baik dan tingkat abrasi yang rendah.<ref name="curug"/> Jenis material tanahnya yaitu berupa tanah liat yang berbatu dan [[kerikil]].<ref name="curug"/> Curug Orok memiliki air yang jernih, bau air normal dan temperatur yang dingin. Terdapat pengaruh musim dimana pada saat musim kemarau debit airnya lebih sedikit.<ref name="curug"/> [[Flora]] dominant di sekitar Curug Orok adalah [[pohon pinus]], papaya dan tumbuhan liar lainnya.<ref name="curug"/> Sedangkan fauna yang terdapat di kawasan yaitu monyet dan ular.<ref name="curug"/> Kualitas dan visabilitas lingkungan di kawasan ini tergolong baik walaupun terdapat sedikit pencamaran sampah dan [[vandalisme]] di bebatuan yang disebabkan oleh pengunjung.<ref name="curug"/> Terdapat pula papan penunjuk jalan dan sedikit rambu iklan.<ref name="curug"/> Sumber daya listrik di kawasan berasal dari PLN dengan 220 volt.<ref name="curug"/> Sumber air bersihnya berasal dari air terjun itu sendiri yang debitnya tidak terbatas dan kualitas airnya yang jernih, rasanya tawar dan baunya normal.<ref name="curug"/> Sistem pembuangan limbah di Curug Orok yaitu melalui septic tank dan sistem irigasi dalam kondisi yang baik.<ref name="curug"/> Sedangkan sistem [[komunikasi]] di kawasan ini yaitu berupa handy talkie dengan jumlah 6 buah dalam kondisi yang cukup.<ref name="curug"/> Di dalam kawasan ini terdapat beberapa kios makanan dan souvenir, yang menjual kerajinan tangan dan alat-alat rumah tangga. Terdapat tempat parkir dengan luas 500 m2 dengan daya tampung 10 bus, 20 mobil dan 50 motor.<ref name="curug"/> Terdapat pula sebuah pintu masuk dalam kondisi yang cukup baik.<ref name="curug"/> Didalam kawasan juga terdapat 2 buah toilet yang sekaligus berfungsi sebagai ruang ganti dan sebuah tempat bilas yang kondisi bangunannya kurang baik.<ref name="curug"/> Di kawasan Curug Orok juga terdapat sebuah shelter. <ref name="curug"/> Di kawasan ini juga terdapat fasilitas keamanan berupa pos jaga yang juga berfungsi sebagai pos tiket.<ref name="curug"/> Jalan akses yang tersedia dikawasan ini yaitu jalan raya sepanjang 700 m dengan lebar jalan 3-5 m,jalan desa sepanjang200 m, dan jalan setapak berupa tangga yang panjangnya 200 m. Wisatawan yang berkunjung ke ODTW Curug Orok ini berasal dari [[Garut]], [[Bandung]], [[Bogor]] dan [[Jakarta]]. <ref name="curug">[http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&id_wisata=19] </ref>
Jarak kawasan ini dari ibukota kecamatan Cikajang 5 Km, sedangkan dari ibukota Kabupaten Garut 31 Km.<ref name="curug"/>
 
===Keadaan alam===
Curug Orok berada di ketinggian 250 m diatas permukaan laut dengan konfigurasi umum lahan berbukit karena letaknya di kaki [[gunung Papandayan]] dengan tingkat kemiringan lahan yang sebagian landai dan sebagian lainnya curam. Tingkat stabilitas dan daya serap tanah di kawasan ini baik dengan tingkat abrasi yang rendah.<ref name="curug"/> Jenis material tanahnya yaitu berupa tanah liat yang berbatu dan [[kerikil]].<ref name="curug"/> Curug Orok memiliki air yang jernih, bau air normal dan temperatur yang dingin. Terdapat pengaruh musim dimana pada saat musim kemarau debit airnya lebih sedikit.<ref name="curug"/> [[Flora]] dominan di sekitar Curug Orok adalah [[pohon pinus]], pepaya dan tumbuhan liar lainnya.<ref name="curug"/> Sedangkan fauna yang terdapat di kawasan yaitu monyet dan ular.<ref name="curug"/>
 
==Pengelolaan==
Curug orokOrok dengan ketinggian 45 meter ini sudah menjadi Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) sejak 21 April 1996.<ref name="curug"/> Curug Orok itu sendiri dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara dan dimiliki oleh PT. Perkebunan Papandayan.<ref name="curug"/> Perkebunan Papandayan. Waktu operasi dari ODTW Curug Orok ini mulai dari pukul 09.00-16.30. Batas administrasi ODTW ini Sebagai berikut :
Jarak kawasan ini dari Ibukota kecamatan Cikajang 5 Km, sedangkan dari Ibukota Kabupaten Garut 31 Km.<ref name="curug"/> Curug Orok sendiri berada di ketinggian 250 M diatas permukaan laut dengan konfigurasi umum lahan berbukit karena letaknya di kaki gunung Papandayan dan tingkat kemiringan lahannya landai dan curam Tingkat stabilitas dan daya serap tanah di kawsan ini baik dan tingkat abrasi yang rendah.<ref name="curug"/> Jenis material tanahnya yaitu berupa tanah liat yang berbatu dan [[kerikil]].<ref name="curug"/> Curug Orok memiliki air yang jernih, bau air normal dan temperatur yang dingin. Terdapat pengaruh musim dimana pada saat musim kemarau debit airnya lebih sedikit.<ref name="curug"/> [[Flora]] dominant di sekitar Curug Orok adalah [[pohon pinus]], papaya dan tumbuhan liar lainnya.<ref name="curug"/> Sedangkan fauna yang terdapat di kawasan yaitu monyet dan ular.<ref name="curug"/> Kualitas dan visabilitas lingkungan di kawasan ini tergolong baik walaupun terdapat sedikit pencamaranpencemaran sampah dan [[vandalisme]] di bebatuan yang disebabkan oleh pengunjung.<ref name="curug"/> Terdapat pula papan penunjuk jalan dan sedikit rambu iklan.<ref name="curug"/> Sumber daya listrik di kawasan berasal dari PLN dengan tegangan 220 volt.<ref name="curug"/> Sumber air bersihnya berasal dari air terjun itu sendiri yang debitnya tidak terbatas dan kualitas airnya yang jernih, rasanya tawar dan baunyaberbau normal.<ref name="curug"/> Sistem pembuangan limbah di Curug Orok yaitu melalui ''septic tank'' dan sistem irigasi dalam kondisi yang baik.<ref name="curug"/> Sedangkan sistem [[komunikasi]] di kawasan ini yaitu berupa ''handy talkie'' dengan jumlahberjumlah 6 buah dalam kondisi yang cukup.<ref name="curug"/> Di dalam kawasan ini terdapat beberapa kios makanan dan ''souvenir'', yang menjual kerajinan tangan dan alat-alat rumah tangga. Terdapat tempat parkir dengan luas 500 m2 dengan daya tampung 10 bus, 20 mobil dan 50 motor.<ref name="curug"/> Terdapat pula sebuah pintu masuk dalam kondisi yang cukup baik.<ref name="curug"/> Didalam kawasan juga terdapat 2 buah toilet yang sekaligus berfungsi sebagai ruang ganti dan sebuah tempat bilas yang kondisi bangunannya kurang baik.<ref name="curug"/> Di kawasan Curug Orok juga terdapat sebuah ''shelter''. <ref name="curug"/> Di kawasan ini juga terdapat fasilitas keamanan berupa pos jaga yang juga berfungsi sebagai pos tiket.<ref name="curug"/> Jalan akses yang tersedia dikawasandi kawasan ini yaitu jalan raya sepanjang 700 m dengan lebar jalan 3-5 m, jalan desa sepanjang200sepanjang 200 m, dan jalan setapak berupa tangga yang panjangnya 200 m. Wisatawan yang berkunjung ke ODTW Curug Orok ini berasal dari [[Garut]], [[Bandung]], [[Bogor]] dan [[Jakarta]]. <ref name="curug">[http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&id_wisata=19] </ref>
 
== Catatan ==
{{reflist}}
 
== Pranala luar ==
 
2.361

suntingan