Pabrik ijazah: Perbedaan revisi

343 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: Migrasi 14 pranala interwiki, karena telah disediakan oleh Wikidata pada item d:Q905983)
'''Pabrik ijazah''' atau '''lembaga jual gelar''' ([[bahasa Inggris]]: ''diploma mill'') adalah [[organisasi]] [[pendidikan]] yang menganugerahkan [[gelar akademis]] dan [[diploma]] tanpa harus melalui banyak [[studi]] [[akademis]], dan tidak [[Akreditasi|diakreditasi]] secara resmi. Menurut kamus Webster, ''diploma mill'' adalah "lembaga pendidikan tinggi yang beroperasi tanpa pengawasan dari negara atau badan profesi, yang memberikan diploma palsu atau yang tidak sesuai standar". Meski lembaga-lembaga tersebut tidak terakreditasi secara resmi, mereka kerap mengklaim sebagai terakreditasi oleh badan pengakreditasi yang tidak resmi, yang khusus didirikan untuk memberikan akreditasi palsu tersebut.
 
== Ciri-ciri ==
 
Biasanya lembaga jual gelar memiliki nama atau afiliasi kampus yang dimirip-miripkan dengan lembaga resmi yang terakreditasi dan terkenal, utamanya dalam kasus-kasus di Indonesia, universitas luar negeri. Dalam pemasarannya, biasanya lembaga jual gelar akan mengklaim bahwa mereka "terakreditasi", padahal, lembaga pengakreditasinya hanyalah lembaga palsu yang anggotanya adalah kumpulan lembaga jual gelar yang lain. Seringkali mereka mengaku dikenal oleh [[UNESCO]], padahal UNESCO tidak berwenang untuk memberi akreditasi dan pengenalan untuk lembaga [[pendidikan tinggi]].
 
Lembaga jual gelar biasanya merendahkan atau meniadakan syarat-syarat yang diperlukan untuk lulus. Meski kadang mereka mengharuskan pembelian [[buku]], pengambilan [[ujian]] atau [[pekerjaan rumah]], tidak ada proses belajar mengajar atau pelaksanaan riset yang benar. Di [[Indonesia]], lembaga jual gelar kerapkali tidak memiliki tempat perkuliahan dan administrasi yang layak untuk sebuah perguruan tinggi, seperti di ruko-ruko.
 
Banyak lembaga jual gelar yang menawarkan kredit kualifikasi akademis berdasarkan "pengalaman hidup". Biasanya mereka meminta pembayaran uang sekolah sebelum pemberian ijazah dan tanpa melampirkan dokumentasi pendidikan. [[Ijazah palsu]] ini sering digunakan untuk melamar pekerjaan atau untuk promosi jabatan, terutama di dinas pemerintahan.
 
[[Kategori:Pendidikan]]
1.092

suntingan