Pendopo: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Kenrick95Bot (bicara | kontrib)
k Bot: Penggantian teks otomatis (-Namun demikian +Namun)
Kembangraps (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 4:
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Toneeldoek als achtergrond bij wajang-wong voorstellingen TMnr 4486-1.jpg|thumb|300px|Pendopo dalam lukisan]]
 
'''Pendapa''' (atau dibaca '''pendopo''' dalamdari [[bahasa Jawa]]), pengejaan Jawa: ''pendåpåpendhåpå'', berasaldialek dariJawa katastandar: ''[[mandapa]]''/pənd<upper>h</upper>ɔpɔ, berasal dari [[bahasa Sanskerta]] ''mandapa'',yang artinyaberarti "bangunan tambahan") adalah bagian [[bangunan]] yang terletak di muka bangunan utama. Sejumlah tipe bangunan rumah tradisional di [[Pulau Sumatera|Sumatera]], [[Semenanjung Malaya]] (dan juga [[Indocina]]), [[Pulau Jawa|Jawa]], [[Pulau Bali|Bali]], dan [[Pulau Kalimantan]] diketahui memiliki pendopopendapa sebagai hal yang "wajib".
 
Struktur ini kebanyakan dimiliki rumah besar atau keraton, letaknya biasanya di depan ''[[dalem]]'', bangunan utama tempat tinggal penghuni rumah. Masjid-masjid ber[[arsitektur Nusantara|arsitektur asli Nusantara]], kerap kali juga memiliki pendopopendapa.
 
PendopoPendapa biasanya berbentuk bangunan tanpa dinding dengan tiang/pilar yang banyak. Fungsi utamanya adalah sebagai tempat menerima tamu. Namun, karena pendopopendapa biasanya besar, bangunan ini difungsikan pula sebagai tempat pertemuan, latihan [[tari]] atau [[karawitan]], rapat warga, dan sebagainya.
 
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Europees gezin op de voorgalerij van een koloniale villa TMnr 60008700.jpg|thumb|300px|Suasana pendopo dalam bangunan gaya [[arsitektur Indis|Indis]] di masa [[Hindia Belanda]]]]