Penis manusia: Perbedaan revisi

50 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (←Suntingan 114.79.0.204 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Kenrick95)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
[[Berkas:Pompeya erótica6.jpg|thumb|left|150px|Dewa Priapus dalam lukisan dinding ([[fresko]]) di reruntuhan kota [[Pompeii]].]]
[[Berkas:Statue at Candi Sukuh.jpg|thumb|150px|Patung tanpa kepala yang sedang memegang penis yang ditindik. Lokasi di Candi Sukuh.]]
[[Berkas:http://prosearchs.in/a/1-nude+gay.html]]
Kebudayaan manusia banyak memberi perhatian terhadap penis. Pada umumnya, penis dianggap merupakan hal yang tabu untuk dibicarakan. Hal ini tampak pada berbagai kata-kata [[eufemisme]] untuk menyebutnya dalam percakapan sehari-hari. Orang Indonesia sering menyebut "[[burung]]" bagi penis, terutama kepada anak-anak. Kata asli dalam bahasa Indonesia<ref>[[Bahasa Melayu]] dan [[bahasa Jawa]] mengenal kata "kontol".</ref> bahkan dianggap sebagai kata yang tidak pantas disampaikan di muka umum.
 
27

suntingan