Suku Tengger: Perbedaan revisi

435 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: Migrasi 6 pranala interwiki, karena telah disediakan oleh Wikidata pada item d:q2067963)
 
Bagi suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau [[Kasodo]]. Upacara ini bertempat di sebuah [[pura]] yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara yakni Pura Luhur Poten Bromo dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan kasodo (kesepuluh) menurut [[kalender Jawa|penanggalan Jawa]].
 
==Asal nama==
Ada 3 teori yang menjelaskan asal nama Tengger:
* ''Tengger'' berarti berdiri tegak atau berdiam tanpa gerak, yang melambangkan watak orang Tengger yang berbudi pekerti luhur, yang harus tercermin dalam segala aspek kehidupan.
* ''Tengger'' bermakna pegunungan, yang sesuai dengan daerah kediaman suku Tengger.
* ''Tengger'' berasal dari gabungan nama leluhur suku Tengger, yakni Roro An'''teng''' dan Joko Se'''ger'''.
 
== Lihat pula ==
37.288

suntingan