Asosiasi bebas (psikologi): Perbedaan antara revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (terjemahan)
Tag: BP2014
Tidak ada ringkasan suntingan
[[File:Psychotherapy.JPG|250px|thumb|right|Teknik asosiasi bebas]]
[[File:Sigmund Freud LIFE.jpg|thumb|200px|Sigmund Freud, penemu teknik asosiasi bebas]]
 
'''Asosiasi bebas''' adalah teknik yang digunakan dalam [[terapi]] [[psikoanalisis]].<ref name="asosiasi bebas adalah">{{id}}{{cite book|page=549|isbn=979-448-348-6|last=Guze|first=Barry|editor=Melfiawati Setio|year=1994|publisher=[[Penerbit Buku Kedokteran EGC]]|location=Jakarta|title=Buku Saku Psikiatri}}</ref> Teknik ini menuntut [[klien]] untuk mengatakan segala sesuatu yang muncul dalam kesadarannya dengan leluasa, tanpa perlu berusaha membuat uraian yang logis, teratur dan penuh arti.<ref name="asosiasi bebas">{{id}}{{cite book|page=100|isbn=979-497-001-8|last=Hall|first=Calvin S.|editor=A.Supratiknya|year=1993|publisher=[[Penerbit Kanisius]]|location=Yogyakarta|title=Teori-Teori Psikodinamik (Klinis)}}</ref> Teknik ini dikembangkan oleh [[Sigmund Freud]] setelah mempelajari teknik baru yang telah digunakan oleh teman dan koleganya yakni [[Joseph Breuer|Dr. Joseph Breuer]] dalam merawat klien kasus [[histeria]]. <ref name="asosiasi bebas">{{cite book|page=100|isbn=979-497-001-8|last=Hall|first=Calvin S.|editor=A.Supratiknya|year=1993|publisher=[[Penerbit Kanisius]]|location=Yogyakarta|title=Teori-Teori Psikodinamik (Klinis)}}</ref> [[Terapi]] [[psikoanalisis]] menggunakan asosiasi bebas untuk mengungkap [[alam bawah sadar]] klien terhadap suatu perilaku yang dianggap klien mengganggu atau yang menurut orang lain menyimpang.<ref name="terapi asosiasi bebas">{{id}}{{cite book|page=75|isbn=978-602-8764-26-1|last=Reber|first=Arthur S.|editor=Yudi Santoso|year=2010|publisher=[[Pustaka Pelajar]]|location=Yogyakarta|title=Kamus Psikologi}}</ref>
 
==Sejarah Penemuan Asosiasi Bebas==
[[File:Sigmund Freud LIFE.jpg|thumb|200px220px|Sigmund Freud, penemu teknik asosiasi bebas]]
Pada awalnya, [[Joseph Breuer]] yang merupakan kolega Sigmund Freud melakukan terapi bicara melalui [[katarsis]].<ref name="sejarah asosiasi bebas">{{cite book|page=166|isbn=978-979-415-923-1|last=Singgih D.|first=Gunarsa|editor=Staf Redaksi BPK Gunung Mulia|year=2007|publisher=[[BPK Gunung Mulia]]|location=Jakarta|title=Konseling dan Psikoterapi}}</ref> Klien ketika terapi katarsis mengungkapkan hal-hal yang [[emosional]] secara spontan, bebas, tanpa hambatan dan dibicarakan dalam keadaan [[hipnosis]].<ref name="sejarah asosiasi bebas">{{cite book|page=166|isbn=978-979-415-923-1|last=Singgih D.|first=Gunarsa|editor=Staf Redaksi BPK Gunung Mulia|year=2007|publisher=[[BPK Gunung Mulia]]|location=Jakarta|title=Konseling dan Psikoterapi}}</ref> Klien juga diberikan [[sugesti]]-sugesti agar bersedia untuk terbuka dan menceritakan keluhan-keluhannya.<ref name="sejarah asosiasi bebas">{{cite book|page=166|isbn=978-979-415-923-1|last=Singgih D.|first=Gunarsa|editor=Staf Redaksi BPK Gunung Mulia|year=2007|publisher=[[BPK Gunung Mulia]]|location=Jakarta|title=Konseling dan Psikoterapi}}</ref> Hal ini menjadi perbedaan yang mencolok dengan Sigmund Freud karena Sigmund Freud melakukan pembicaraan dengan klien tidak dilakukan dalam keadaan hipnosis, melainkan klien dalam keadaan sadar, dan dengan tindakan aktif.<ref name="sejarah asosiasi bebas">{{cite book|page=166|isbn=978-979-415-923-1|last=Singgih D.|first=Gunarsa|editor=Staf Redaksi BPK Gunung Mulia|year=2007|publisher=[[BPK Gunung Mulia]]|location=Jakarta|title=Konseling dan Psikoterapi}}</ref> Pada tahun 1884, Sigmund Freud berpisah dengan Joseph Breuer.<ref name="sejarah asosiasi bebas">{{cite book|page=166|isbn=978-979-415-923-1|last=Singgih D.|first=Gunarsa|editor=Staf Redaksi BPK Gunung Mulia|year=2007|publisher=[[BPK Gunung Mulia]]|location=Jakarta|title=Konseling dan Psikoterapi}}</ref> Setelah itu Sigmund Freud semakin memperhatikan alam [[ketidaksadaran]] dan melakukan [[analisis]]-analisis mengenai dasar-dasar timbulnya [[neurosis]].<ref name="sejarah asosiasi bebas">{{cite book|page=166|isbn=978-979-415-923-1|last=Singgih D.|first=Gunarsa|editor=Staf Redaksi BPK Gunung Mulia|year=2007|publisher=[[BPK Gunung Mulia]]|location=Jakarta|title=Konseling dan Psikoterapi}}</ref>
 
1.515

suntingan