Konten dihapus Konten ditambahkan
Arzan 88 (bicara | kontrib)
Baris 29:
Mempelajari asal usul roh ada kaitannya dengan masalah kekadiman atau kebaruan roh. Berdasarkan pendapat Plato, filosof yunani, ada yang mengatakan bahwa roh itu kadim. Roh atau jiwa manusia telah hidup sebelumnya di alam ide sebelum masuk ke jasad. Saat itu ia telah mempunyai pengetahuan atau makrifat tentang sesuatu. Akan tetapi karena suatu hal, ia tidak mampu ikut bersama jiwa bintang bintang di alam ide, tetapi dapat diingatnya kembali melalui usaha atau tafakur. Jika telah berpisah dengan jasad yang disebabkan adanya kematian, ia kembali ke alam ide, sedangkan yang tidak bersih akan berinkarnasi dalam berbagai jasad di dunia ini. Abu Bakar ar-Razi juga memakai prinsip kekadiman roh seperti Plato.
<br>
Sebagian ahli bersikap diam dalam mempelajari asal usul roh. Mereka mengemukakan alasan bahwa jiwa atau roh itu adalah urusan ALLAH SWT yang tidk diketahui oleh siapapun kecuali hanya ALLAH SWT (QS.17:85).
 
== Catatan kaki ==