Buka menu utama

Perubahan

11 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
Menolak perubahan teks terakhir (oleh 114.79.60.5) dan mengembalikan revisi 6640294 oleh EmausBot
 
== Istilah ==
Dalam pengertian aslinya, ''pornografi'' secara harfiah berarti "tulisan tentang [[pelacur]]", dari akar kata Yunani klasik "πορνη" (''porne'') dan "γραφειν" (''graphein''). Mulanya adalah sebuah eufemisme dan secara harafiah berarti '(sesuatu yang) dijual.' Kata ini berasal dari dari istilah Yunani untuk orang-orang yang mencatat "pornoai", atau pelacur-pelacur terkenal atau yang mempunyai kecakapan tertentu dari [[Yunani kuno]]. Pada masa modern, istilah ini diambil oleh para [[ilmu sosial|ilmuwan sosial]] untuk menggambarkan pekerjaan orang-orang seperti [[Nicholas Restif]] dan [[William Acton]], yang pada [[abad ke-18]] dan [[abad ke-19|19]] menerbitkan risalat-risalat yang mempelajari pelacuran dan mengajukan usul-usul untuk mengaturnya. Istilah ini tetap digunakan dengan makna ini dalam [[Oxford English Dictionary]] hingga [[1905]].
 
Belakangan istilah digunakan untuk publikasi segala sesuatu yang bersifat seksual, khususnya yang dianggap berselera rendah atau tidak bermoral, apabila pembuatan, penyajian atau konsumsi bahan tersebut dimaksudkan hanya untuk membangkitkan rangsangan seksual. Sekarang istilah ini digunakan untuk merujuk secara seksual segala jenis bahan tertulis maupun grafis. Istilah "pornografi" seringkali mengandung konotasi negatif dan bernilai seni yang rendahan, dibandingkan dengan [[erotika]] yang sifatnya lebih terhormat. Istilah [[eufemisme|eufemistis]] seperti misalnya film dewasa dan video dewasa biasanya lebih disukai oleh kalangan yang memproduksi materi-materi ini.
* [[Malaysia]]: Ilegal, namun penegakan hukum sangat lemah.
* [[Meksiko]]: Ilegal bila dijual atau diperlihatkan kepada anak-anak di bawah usia 18, namun penegakan hukum lemah.
* [[Norwegia]]: Bahan-bahan porno berat sudah lama secara [[de jure]] ilegal, tetapi pada praktiknya legal, artinya, ilegal untuk membuat, mendistribusikan dan menjual, tetapi legal untuk memilikinya. Orang dapat membelinya misalnya di luar negeri, lewat internet, atau melalui TV satelit. Ada juga sejumlah toko porno yang ilegal, khususnya kota-kota yang lebih besar. Untuk memenuhi tuntutan-tuntutan hukum, para editor majalah-majalah, saluran TV domestik dan TV kabel erotik mengaburkan ''organ-organ seksual yang melakukan aktivitas'' biasanya dengan menggunakan segi empat hitam, dll. Tetapi, setelah Mahkamah Agung pada [[7 Desember]] [[2005]] secara bulat membebaskan seorang bekas editor majalah karena menerbitkan porno berat yang tidak ditutupi pada 2002, dipahami bahwa porno berat tercetak tidak lagi ilegal, dan diharapkan bahwa majalah-majalah porno akan dapat dijual secara terbuka di toko-toko umum. Belum jelas apakah keputusan Mahkamah Agung akan memengaruhi film atau TV. (Namun perlu dicatat bahwa menggambarkan kegiatan-kegiatan seksual yang melibatkan anak-anak, binatang, nekrofilia, pemerkosaan, atau dengan menggunakan kekerasan tetap ilegal.) <!--Some references in Norwegia:--> [http://www.dagbladet.no/kultur/2005/12/07/451567.html], [http://www.aftenposten.no/nyheter/iriks/article1174004.ece], [http://www.nrk.no/nyheter/kultur/5301377.html]
* [[Prancis]]: Pornografi yang sangat penuh kekerasan atau sangat grafis (sangat jelas) diberi [[peringkat X]], dan hanya boleh diperlihatkan di bioskop-bioskop tertentu. Bahan-bahan ini tidak boleh dipampangkan kepada [[anak-anak]]. Pornografi dikenai pajak khusus (33% untuk film-film peringkat X, 50% untuk pelayanan porno online). Sistem peringkatnya kontroversial; misalnya, pada [[2000]], film ''[[Baise-moi]]'' yang secara seksual eksplisit dan penuh kekerasan mula-mula diberi peringkat hanya "terbatas" oleh pemerintah Prancis, tetapi klasifikasi ini dibatalkan oleh keputusan ''[[Conseil d'État]]'' (Dewan Negara) berdasarkan tuntutan yang diajukan oleh perhimpunan-perhimpunan yang mendukung agama [[Kristen]] dan [[nilai-nilai keluarga]].
* [[Republik Rakyat Cina|RRC]]: Baru-baru ini melegalkannya, majalah-majalah dewasa dijual kepada umum, meskipun isi aturannya secara spesifik tidak diketahui.