Franz Dahler: Perbedaan revisi

220 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Mengubah ketikan nama FRANZ DAHLER dari huruf besar menjadi huruf kecil dan disatukan dengan artikel.)
Franz Dahler adalah seorang teolog [[katolik]] dari Swiss (lahir di St. Gallen 17 Mei 1922, wafat 25 November 2013 di Kriens).
Murid teolog terkenal Hugo dan Karl Rahner di Universitas Innsbruck.
Pada tahun 1948 ia ditahbis sebagai imam SJ. Ia meraih gelar doktor teologi di Roma pada tahun 1950.
 
==Karya selanjutnya==
Pada 1979 [[Franz Dahler]] meninggalkan ordo SJ, menjadi awam, kembali ke Swiss, menikah dan berkeluarga (1981), dan bekerja untuk karya sosial pada organisasi Caritas, Swiss.
Ia menulis sebuah buku otobiografi berjudul "Der Indozeller, ein Leben in Zwei Welten," yang menceritakan pengalaman Franz Dahler hidup di Indonesia sebagai seorang misionaris dan pengajar. Kedutaan Besar Republik Indonesia mengadakan acara bedah buku ini pada 23 Agustus 2011 di Bern. Dengan bangganya pada kesempatan itu ia menyatakan diri bahwa ia adalah seorang Jawa, "Ich bin ein Javaner," dan memamerkan kemahirannya berbahasa Jawa.
 
Ia menulis buku-buku dalam bahasa Indonesia, berkolaborasi dengan sahabatnya:
1. Asal dan Tujuan Manusia (Kanisius, 1971), bersama [[Yulius Chandra]]
2. Pijar Peradaban Manusia (Kanisius, 2000), bersama [[Eka Budianta]]
3. Teori Evolusi (Kanisius, 2011), merupakan pembaruan buku "Asal dan Tujuan Manusia".
 
 
Franz Dähler: Teori evolusi: Asal dan tujuan manusia, Kanisius, Yogyakarta 2011, ISBN-13 : 9789792130713
 
==Referensi==
http://www.indonesia-bern.org/indonesia-bern/index.php?option=com_content&task=view&id=536&Itemid=87
http://surabaya.tribunnews.com/2013/01/17/humanisme-seorang-indonesianis-dr-franz-dhler
251

suntingan