Nahdlatul Wathan: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Srikandi dm (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 9:
Sebelum tragedi perpecahan terbesar tersebut, NW telah berkali-kali mengalami tantangan berupa konflik internal. Menjelang tahun 1982, misalnya, terjadi pembekuan terhadap kepengurusan PWNW Lombok Tengah hanya karena Alm. Drs. H. Lalu Gede Sentane yang notabene menjadi menantu pendiri NW sakit hati karena merasa tidak didukung untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Lombok Tengah kala itu oleh PWNW Lombok Tengah sendiri. <br />
Konflik tersebut menjalar keluar sehingga NW menyatakan sikap untuk Gerakan Tutup Mulut (GTM) dalam menyikapi pilihan politik mereka yang selama ini disalurkan melalui Golongan Karya<ref name="arsipxx">''Arsipxx''. [http://etnohistori.org/etnografi-konflik-kekuasaan-nahdlatul-wathan-nw-di-lombok-bag-2-kharisma-maulana-syaikh-saipul-hamdi.html Etnografi Konflik &amp; Kekuasaan Nahdlatul Wathan (NW) di Lombok (bagian 2): Kharisma Maulana Syaikh]. Diakses 22 Agustus 2013.</ref>. <br />
Akibat perlakuan tersebut, NW Lombok Tengah yang kala itu dibawah bimbingan beberapa tuan guru murid dan sahabat [[Muhammad Zainuddin Abdul Madjid|TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid]] salah satunya [[Muhammad Najmuddin Makmun|TGH. M. Najmuddin Makmun]] menyatakan sikap untuk keluar dari NW. Konon, surat pengunduran diri [[Muhammad Najmuddin Makmun|TGH. M. Najmuddin Makmun]] tidak pernah ditanggapi baik oleh PBNW maupun oleh [[Muhammad Zainuddin Abdul Madjid|TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid]] sendiri.<br />
Sejarah perpecahan tersebut berikut rentetan sejarah pertikaian internal di tubuh NW tampaknya telah dilupakan karena ada upaya untuk menyembunyikan fakta tersebut disamping juga karena sejarah perpecahan terbesar antara dua putri [[Muhammad Zainuddin Abdul Madjid|TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid]] jauh lebih memakan energi jamaah NW dan para pengamat yang mengikuti perkembangan sejarah NW.
 
== Daftar Lembaga Pendidikan Nahdlatul Wathan ==