Buka menu utama

Perubahan

Tidak ada perubahan ukuran, 6 tahun yang lalu
Sejarah penggunaan pupuk pada dasarnya merupakan bagian daripada sejarah [[pertanian]].<ref name="p"> {{en}} Honcamp, F. 1931. Historisches über die Entwicklung der Pflanzenernährungslehre, Düngung und Düngemittel. In F. Honcamp (Ed.). Handbuch der Pflanzenernährung und Düngelehre, Bd. I und II. Springer, Berlin.</ref> Penggunaan pupuk diperkirakan sudah dimulai sejak permulaan manusia mengenal bercocok tanam, yaitu sekitar 5.000 tahun yang lalu.<ref name="p"/> Bentuk primitif dari penggunaan pupuk dalam memperbaiki kesuburan tanah dimulai dari kebudayaan tua manusia di daerah aliran sungai-sungai [[Nil]], [[Euphrat]], [[Indus]], [[Cina]], dan [[Amerika Latin]].<ref name="p"/> Lahan-lahan pertanian yang terletak di sekitar aliran-aliran [[sungai]] tersebut sangat subur karena menerima endapan [[lumpur]] yang kaya hara melalui [[banjir]] yang terjadi setiap tahun.<ref name="p"/> Di [[Indonesia]], pupuk organik sudah lama dikenal para [[petani]].<ref name="p"/> Penduduk Indonesia sudah mengenal pupuk organik sebelum diterapkannya [[revolusi hijau]] di Indonesia.<ref name="p"/> Setelah revolusi hijau, kebanyakan petani lebih suka menggunakan pupuk buatan karena praktis menggunakannya, jumlahnya jauh lebih sedikit dari pupuk organik, harganyapun relatif murah, dan mudah diperoleh.<ref name="p"/> Kebanyakan petani sudah sangat tergantung pada pupuk buatan, sehingga dapat berdampak negatif terhadap perkembangan produksi pertanian.<ref name="p"/> Tumbuhnya kesadaran para petani akan dampak negatif penggunaan pupuk buatan dan sarana pertanian modern lainnya terhadap lingkungan telah membuat mereka beralih dari pertanian konvensional ke pertanian organik.<ref name="p"/>
 
KETIKAN CELINE ANGELY
 
== Jenis ==
Pengguna anonim