Beringin: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
EmausBot (bicara | kontrib)
k r2.7.2+) (Robot: Mengubah vi:Cây sanh menjadi vi:Sanh
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 14:
| binomial_authority = <small>[[Carolus Linnaeus|L.]]</small>
}}
 
Beringin, yang disebut juga ''waringin'' atau (agak keliru) ''[[ara (pohon)|ara]]'' (''ki ara'', ''ki'' berarti “pohon”), dikenal sebagai tumbuhan pekarangan dan tumbuhan hias pot. Pemulia telah mengembangkan beringin berdaun loreng (''variegata'') yang populer sebagai tanaman hias ruangan. Beringin juga sering digunakan sebagai objek [[bonsai]].
 
'''Beringin''' (''Ficus benjamina'' dan beberapa jenis lain, [[familia|suku]] ara-araan atau [[Moraceae]]) sangat akrab dengan budaya asli Indonesia. Tumbuhan berbentuk pohon besar ini sering kali dianggap suci dan melindungi penduduk setempat. Sesaji sering diberikan di bawah pohon beringin yang telah tua dan berukuran besar karena dianggap sebagai tempat kekuatan magis berkumpul. Beberapa orang menganggap tempat di sekitar pohon beringin adalah tempat yang “angker” dan perlu dijauhi.
 
Beringin, yang disebut juga ''waringin'' atau (agak keliru) ''[[ara (pohon)|ara]]'' (''ki ara'', ''ki'' berarti “pohon”), dikenal sebagai tumbuhan pekarangan dan tumbuhan hias pot. Pemulia telah mengembangkan beringin berdaun loreng (''variegata'') yang populer sebagai tanaman hias ruangan. Beringin juga sering digunakan sebagai objek [[bonsai]].
 
[[Pohon bodhi]] sering dipertukarkan dengan beringin, meskipun keduanya adalah jenis yang berbeda.