Protesa mata: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Adi.akbartauhidin (bicara | kontrib)
Jgn begitu, bung. Pakailah serapan bahasa indonesia dgn baik dan benar. Kita tdk boleh malu sebagai pengguna bhs. Indonesia.
SILVANO MICHEL (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
Baris 1:
{{rapikan}}
{{unreferenced}}
'''Protesa mata '''dengan nama populeradalah mata palsu adalah peralatan [[protesis]] dan [[estetika]]estetis untuk orang yang cacat mata sejak lahir, kehilangan satu mata setelah mengalami [[cedera]] atau [[patologipenyakit]], untuk orang yang cacat mata sejak lahir, untuk orang buta dengan mata kisut atau jelek.
 
Indikasi untuk memakai protesa mata dalam medis dan kosmetik:
 
* Mengembalikan pandangankeindahan luruswajah dan keindahan wajahpandangan.
* Menghentikan sakit [[psikologi]], mengembalikan kepercayaan diri sehingga memudahkan bermasyarakat.
* Mencegah kolaps kelopak mata dan menahan bentuk rongga mata.
* Mencegah akumulasi cairan dalam rongga mata sehingga dapat mempermudah keluarnya air mata dan sekret.
* Mengembalikan pandangan lurus dan keindahan wajah.
* Menghentikan sakit [[psikologi]], mengembalikan kepercayaan diri sehingga memudahkan bermasyarakat.
 
Sebutan internasional untuk kualifikasi orang yang membuat protesa mata adalah ''ocularist'', [[okularis]] dalam bahasa Indonesia.
 
Baris 21:
Protesa buatan dari pabrik dilarang peredarannya di Eropa karena seringkali tidak dapat diterima oleh pasien, dipasang tanpa penyesuaian, dan hasil estetiknya mengecewakan.
Protesa dibuat di laboratorium, dari bahan kimia[[kaca plastikakrilik]], atau dari bahan beling.
Proses pembuatan protesa mata lama dan kompleks, dan memakan biaya cukup mahal.
 
Protesa mata harus '''netral''' karena letaknya berada di dalam rongga mata, di belakang kelopak mata dengan kontak permanen dengan [[jaringan]]; protesa harus non toksik supaya dapat diterima oleh [[sistem immun]] tanpa menimbulkan [[peradangan]].
 
{{reflist}}