Bahasa Gayo: Perbedaan revisi

13 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|iso2=gay
|iso3=gay}}
'''Bahasa Gayo''' (Pengucapan: Gayô) adalah sebuah bahasa dari rumpun Austronesia yang dituturkan oleh suku [[Gayo]] di propinsi [[Nanggroe Aceh Darussalam]], yang terkonsentrasi di Kabupaten [[Aceh Tengah]], [[Bener Meriah]], [[Gayo Lues]] blangkejeren dan kecamatan SerbaSerbe Jadi di kabupaten [[Aceh Timur]]. KetigaKeempat daerah ini merupakan wilayah inti suku [[Gayo]].
 
Bahasa Gayo merupakan salah satu bahasa yang ada di [[Nusantara]]. Keberadaan bahasa ini sama tuanya dengan keberadaan orang Gayo “urang Gayo” itu sendiri di Indonesia. Kita tidak bisa memisahkan bahasa Gayo dengan penuturnya “urang Gayo” dan sebaliknya. Sementara orang Gayo “urang Gayo” merupakan [[suku]] asli yang mendiami [[Aceh]]. {{Dubious|date=January 2010}}{{Citation needed|date=January 2010}}Mereka memiliki bahasa, adat istiadat sendiri yang membedakan identitas mereka dengan suku-suku lain yang ada di Indonesia. Daerah kediaman mereka sendiri disebut dengan tanoh Gayo (tanah Gayo), tepatnya berada di tengah-tengah propinsi [[Aceh]].
Pengguna anonim