Fosil peralihan: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  8 tahun yang lalu
*'Tidak ada fosil yang ditemukan memiliki organ tubuh yang tidak berfungsi secara penuh.'<ref>{{Cite web|url = http://www.answersingenesis.org/tj/v14/i2/vestigial.asp|accessdate = 2009-04-30|date = 2000-08-01|title = Do any vestigial organs exist in humans?|last = Bergman|first = J|publisher = [[Answers in Genesis]]}}</ref> Pada kenyataanya, banyak contoh organ [[Vestigialitas|vestigial]] (tidak memiliki fungsi penuh) pada makhluk hidup, misalnya kaki paus,<ref name = "whalelegs">{{Cite web|url = http://ngm.nationalgeographic.com/ngm/data/2001/11/01/html/ft_20011101.4.html|title = Evolution of Whales @ nationalgeographic.com|publisher = [[National Geographic Society]]|accessdate = 2008-11-07}}</ref> sayap burung yang tak dapat terbang, panggul dan paru-paru ular, serta banyak sekali organ dalam tubuh manusia, di antaranya adalah [[tulang sulbi|tulang ekor]], [[Plica semilunaris dari konjungtiva|plica semilunaris]], dan [[Umbai cacing|usus buntu]].
 
*[[Henry M. Morris]] dan para kreasionis lainnya mengklaim bahwa evolusi memperkirakan perubahan bertahap yang berkelanjutan pada rekaman fosil, dan telah salah memahami rekaman yang hanya ada sebagian sebagai "celah sistematis". Pada kenyataannya, makhluk biologis membutugkanmembutuhkan keadaan yang sangat khusus dan jarang supaya dapat berubah menjadi fosil, akibatnya hanya sebagian kecil dari keseluruhan bentuk kehidupan yang pernah menghuni bumi yang dapat ditemukan dalam bentuk fosil dan tiap temuan fosil hanya merupakan satu kilasan kecil dari proses evolusi itu sendiri. Proses peralihan itu sendiri hanya dapat diilustrasikan dan dikuatkan dengan fosil peralihan, namun fosil peralihan tidak akan pernah menunjukkan satu titik pasti yang tepat berada di tengah di antara bentuk terpisah yang berbeda.<ref name = "CC200"/>
 
*Teori [[keseimbangan bersela]] dikembangkan oleh [[Stephen Jay Gould]] dan [[Niles Eldredge]] dan pertama kali dikemukakan pada tahun 1972<ref>{{Cite book|editor =Schopf TJM|title = Models in paleobiology|publisher = [[W. H. Freeman]]|location = San Francisco|year = 1972|pages = 82–115|isbn = 0-87735-325-5|oclc = |doi = |accessdate = |chapter = Punctuated equilibria: an alternative to phyletic gradualism|author = [[Niles Eldredge|Eldredge N]] & [[Stephen Jay Gould|Gould SJ]]}}</ref> seringkali secara keliru disertakan dalam perbincangan mengenai fosil peralihan. Pada kenyataannya, teori ini hanya membahas peralihan yang terdokumentasi dengan baik dalam satu taksa atau antara taksa yang berkaitan dekat pada periode waktu yang secara geologis pendek. Peralihan ini, biasanya terlacak dalam banyak singkapan geologis, seringkali menunjukkan lompatan-lompatan kecil dalam morfologi antara perpanjangan periode kestabilan morfologi. Untuk menjelaskan lompatan-lompatan ini, Gould dan Eldredge menggambarkan kestabilan genetis pada periode yang relatif lama yang dipisahkan oleh beberapa periode evolusi yang cepat. Gould kemudian melakukan pengamatan mengenai para kreasionis yang menyalahgunakan karyanya untuk membantah keberadaan fosil peralihan:<ref>{{Cite book|last = Gould|first = Stephen|authorlink = Stephen Jay Gould|title = The Panda's Thumb|publisher = Norton|location = New York|year = 1980|isbn = 0393013804|page = 189}}</ref>
185

suntingan