Fosil peralihan: Perbedaan revisi

961 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
 
== Evolusi ==
{|align="right" cellpadding="4" width="180px" style="margin:0 0 1em 1em; background: #f9f9f9; border: 1px #aaa solid; border-collapse: collapse;"
|-
|1850
|[[Image:Hominins 1850.png|200px|Described Hominin species, 1850]]
|-
|1900
|[[Image:Hominins 1900.png|200px|Described Hominin species, 1900]]
|-
|1950
|[[Image:Hominins 1950.png|200px|Described Hominin species, 1950]]
|-
|2002
|[[Image:Hominins 2002.png|200px|Selection of described Hominin species, 2002]]
|-
|colspan="2"|<small>Diagram-diagram ini menunjukkan spesies-spesies [[Homininae]] yang diketahui pada tahun-tahun tersebut. Tiap spesies ditunjukkan dalam kotak yang memperlihatkan jangkauan kapasitas kranial dari tiap spesimen spesies yang bersangkutan, dan jangkauan waktu kehidupan tiap spesies di bumi. Rangkaian diagram ini menunjukkan bagaimana "mata rantai yang hilang" atau celah antara tiap spesies dalam rekaman fosil menjadi terisi seiring ditemukannya lebih banyak fosil.</small>
|}
Pada tahun 1859, ketika buku ''[[On the Origin of Species]]'' karya [[Charles Darwin]] pertama kali diterbitkan, rekaman fosil yang ada sangatlah minim, dan Darwin mengungkapkan bahwa kurangnya fosil peralihan merupakan "tantangan yang paling jelas dan paling berbahaya terhadap teori saya", namun dia menjelaskannya dengan menghubungkannya dengan ketidaksempurnaan yang ekstrem dari rekaman geologis.<ref>{{harvnb|Darwin|1859|pp = [http://darwin-online.org.uk/content/frameset?viewtype=text&itemID=F373&pageseq=297 279–280]}}</ref> Dia mengamati koleksi yang terbatas pada waktu itu, namun menggbambarkan informasi yang tersedia sebagai pola penunjuk yang mengikuti teorinya mengenai [[Evolusi|keturunan dengan perubahan]] melalui [[seleksi alam]].<ref>{{harvnb|Darwin|1859|pp = [http://darwin-online.org.uk/content/frameset?viewtype=text&itemID=F373&pageseq=359 341–343]}}</ref> Dan memang, ''[[Archaeopteryx]]'' ditemukan hanya dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1861, dan menunjukkan bentuk peralihan klasik antara [[dinosaurus]] dan [[burung]]. Sejak saat itu, banyak sekali fosil peralihan yang telah ditemukan dan kini dianggap bahwa ada banyak bukti mengenai bagaimana semua [[Kelas (biologi)|kelas]] [[vertebrata]] saling berkaitan, banyak di antaranya dalam bentuk fosil peralihan.<ref name = "NS2645">{{Cite journal|publisher = [[New Scientist]]|date = 2008-02-27|issue = 2645|pages = 35–40|url = http://www.newscientist.com/article/mg19726451.700-evolution-what-missing-link.html?full=true|title = Evolution: What missing link?|first = D|last = Prothero|ref = harv}}</ref>
 
17.989

suntingan