Aedes aegypti: Perbedaan revisi

149 bita dihapus ,  9 tahun yang lalu
Beberapa cara alternatif pernah dicoba untuk mengendalikan vektor dengue ini, antara lain mengintroduksi musuh alamiahnya yaitu larva nyamuk ''Toxorhyncites'' sp. [[Predator]] larva ''Aedes'' sp. ini ternyata kurang efektif dalam mengurangi penyebaran virus dengue.
 
Sebuah penelitian melepas Aedes aegypti yang terinfeksi bakteri lalat buah disebut Wolbachia. Bakteri membuat nyamuk kurang mampu membawa virus demam berdarah sehingga membatasi penularan demam berdarah jika meluas dalam populasi nyamuk. Pada prinsipnya Wolbachia dapat menyebar secepat nyamuk jantan yang terinfeksi menghasilkan keturunan dengan Wolbachia menginfeksi wanita.<ref>{{id}}[http://www.kesimpulan.com/2011/08/uji-lapangan-nyamuk-aedes-aegypti.html Uji Lapangan Nyamuk Aedes aegypti Pencegah Demam Berdarah]</ref>
 
Penggunaan insektisida yang berlebihan tidak dianjurkan, karena sifatnya yang tidak spesifik sehingga akan membunuh berbagai jenis serangga lain yang bermanfaat secara ekologis. Penggunaan insektisida juga akhirnya memunculkan masalah resistensi serangga sehingga mempersulit penanganan di kemudian hari.
Pengguna anonim