Kanker: Perbedaan revisi

916 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
k
|year = 2007}}</ref>
 
}}</ref> Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan [[DNA]], menyebabkan [[mutasi]] di [[gen]] vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut [[karsinogen]]. Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi ''germline'').
Pada umumnya, sel kanker membentuk sebuah [[tumor]], kecuali pada leukemia. Reaksi antara [[asam tetraiodotiroasetat]] dengan [[integrin]] adalah penghambat aktivitas [[hormon]] [[tiroksin]] dan [[tri-iodotironina]] yang merupakan salah satu faktor yang berperan dalam [[angiogenesis]] dan proliferasi sel tumor.<ref>{{en}} {{cite web
|url = http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20051527
|title = Molecular aspects of thyroid hormone actions
|accessdate = 2010-07-22
|work = Laboratory of Molecular Biology, Center for Cancer Research, National Cancer Institute, National Institutes of Health; Cheng SY, Leonard JL, Davis PJ.
}}</ref> Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan [[DNA]], menyebabkan [[mutasi]] di [[gen]] vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut [[karsinogen]]. Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi ''germline'').
 
Kelainan siklus sel, antara lain terjadi saat:
* progresi tumor
 
=== Metastasis sel kankerAngiogenesis ===
Pada umumnya, sel kanker membentuk sebuah [[tumor]], kecuali pada leukemia. Teraktivasinya [[sel endotelial]] oleh VEGF atau bFGF akan memicu lintasan metabolisme yang membentuk [[pembuluh darah]] baru.<ref>{{en}}{{cite web
| url = http://www.cancer.gov/cancertopics/understandingcancer/angiogenesis/page14
| title = Slide 14 Endothelial Cell Activation
| accessdate = 2011-09-17
| work = National Cancer Institute at the National Institutes of Health
}}</ref> Sel endotelial akan memproduksi sejumlah enzim [[metaloproteinase matriks|MMP]] yang akan melakukan degradasi terhadap jaringan matriks ekstraselular yang mengandung protein dan [[polisakarida]] dan berfungsi untuk sebagai jaringan ikat yang menyangga jaringan parenkima dengan mengisi ruang di sela-sela selnya. Degradasi jaringan tersebut memungkinkan sel endotelial bermigrasi menuju jaringan parenkima dan melakukan proliferasi dan diferensiasi menjadi jaringan pembuluh darah yang baru.
 
Pada umumnya, sel kanker membentuk sebuah [[tumor]], kecuali pada leukemia. Reaksi antara [[asam tetraiodotiroasetat]] dengan [[integrin]] adalah penghambat aktivitas [[hormon]] [[tiroksin]] dan [[tri-iodotironina]] yang merupakan salah satu faktor yang berperan dalam [[angiogenesis]] dan proliferasi sel tumor.<ref>{{en}} {{cite web
|url = http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20051527
|title = Molecular aspects of thyroid hormone actions
|accessdate = 2010-07-22
|work = Laboratory of Molecular Biology, Center for Cancer Research, National Cancer Institute, National Institutes of Health; Cheng SY, Leonard JL, Davis PJ.
}}</ref>
 
=== Metastasis ===
Walaupun telah dilakukan penelitian intensif selama beberapa [[dekade]], mekanisme patofisiologis dari metastasis belum benar-benar diketahui dan masih menjadi [[kontroversi]]. Namun terdapat dua model metastasis fundamental,<ref>{{en}} {{cite web
|url = http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2914697
7.481

suntingan