Buka menu utama

Perubahan

18 bita dihapus, 8 tahun yang lalu
k
←Suntingan 39.211.134.55 (bicara) dikembalikan ke versi terakhir oleh Albertus Aditya
Mekanisme yang mendasari dalam semua kasus osteoporosis adalah ketidakseimbangan antara resorpsi tulang dan pembentukan tulang. Dalam tulang normal, terdapat matrik konstan remodeling tulang; hingga 10% dari seluruh massa tulang mungkin mengalami remodeling pada saat titik waktu tertentu. Proses pengambilan tempat dalam satuan-satuan multiseluler tulang (''bone multicellular units (BMUs)'') pertama kali dijelaskan oleh Frost tahun 1963.<ref>Frost HM, Thomas CC. Bone Remodeling Dynamics. Springfield, IL: 1963.</ref> Tulang diresorpsi oleh sel osteoklas (yang diturunkan dari sumsum tulang), setelah tulang baru disetorkan oleh sel osteoblas.<ref name=Raisz>{{cite journal | author = Raisz L | title = Pathogenesis of osteoporosis: concepts, conflicts, and prospects. | journal = J Clin Invest | volume = 115 | issue = 12 | pages = 3318–25 | year = 2005 | pmid = 16322775 | url=http://www.jci.org/cgi/content/full/115/12/3318 | doi=10.1172/JCI27071}}</ref>
 
[[Berkas:'''== Pengobatan ==
 
Tujuan pengobatan adalah meningkatkan kepadatan tulang. Semua wanita, terutama yang menderita osteoporosis, harus mengonsumsi [[kalsium]] dan [[vitamin|vitamin D]] dalam jumlah yang mencukupi.
 
Patah tulang karena osteoporosis harus diobati. Patah tulang panggul biasanya diatasi dengan tindakan [[pembedahan]]. Patah tulang pergelangan biasanya [[gips|digips]] atau diperbaiki dengan pembedahan. Pada [[kolaps]] tulang belakang disertai nyeri punggung yang hebat, diberikan obat pereda nyeri, dipasang ''supportive back brace'' dan dilakukan [[terapi]] fisik.
''']]
 
== Pencegahan ==