Percobaan Rosenhan: Perbedaan revisi

3.192 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi '{{inuse}} thumb|right|200px|[[Rumah Sakit Jiwa St. Elizabeths di Washington, D.C., merupakan salah s...')
 
{{inuse}}
[[File:Center building at Saint Elizabeths, August 23, 2006.jpg|thumb|right|200px|[[Rumah Sakit Jiwa]] St. Elizabeths di [[Washington, D.C.]], merupakan salah satu tempat diadakannya percobaan Rosenhan.]]
 
'''Percobaan Rosenhan''' adalah sebuah percobaan yang dilakukan oleh [[psikolog]] [[David Rosenhan]] pada [[1973]].<ref name="sane">{{en}} [http://www.bonkersinstitute.org/rosenhan.html On Being Sane in Insane Places], ''Bonkers Institute''.Diakses pada 20 Juli 2011.</ref> Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah [[psikiater]] dapat membedakan antara [[pasien]] yang benar-benar menderita gangguan jiwa dengan yang tidak.<ref name="insane">{{en}} [http://www.holah.karoo.net/rosenhan.htm The Rosenhan Page], ''Holah.co.uk''.Diakses pada 20 Juli 2011.</ref> Kepercayaan yang dianut sebelumnya adalah bahwa pasien akan memperlihatkan [[gejala]]-gejala dan gejala tersebut dapat dikategorikan sehingga orang yang waras dapat dibedakan dengan orang yang [[sakit jiwa]].<ref name="sane"/> Ide ini mulai dipertanyakan karena [[diagnosa]] [[psikis]] dibuat berdasarkan pemikiran dari si pengamat dan bukan merupakan karakteristik yang sahih yang diperlihatkan oleh pasien.<ref name="sane"/>
'''Percobaan Rosenhan''' adalah percbaan yang dilakukan oleh [[psikolog]] [[David Rosenhan]] pada [[1973]].
 
== Metode ==
Percobaan ini terdiri dari dua bagian.<ref name="insane"/> Pada bagian pertama, delapan orang yang waras mencoba masuk ke rumah sakit jiwa dengan berpura-pura mendengar suara-suara asing.<ref name="insane"/> Para pasien palsu ini merupakan orang biasa yang berprofesi antara lain sebagai [[mahasiswa]] [[psikologi]], psikolog, [[dokter anak]], psikiater, [[pelukis]], dan ibu rumah tangga.<ref name="sane"/> Diantara para pasien palsu tersebut, tiga orang adalah [[wanita]] dan lima orang adalah [[lelaki]].<ref name="sane"/> Mereka menggunakan nama samaran dan mengaku memiliki profesi yang berbeda ketika berbicara dengan perwakilan dari rumah sakit jiwa.<ref name="insane"/> Setelah berhasil masuk ke rumah sakit tersebut, mereka berlaku normal, melakukan [[observasi]] terhadap keadaan di rumah sakit, dan menunggu dikeluarkan.<ref name="insane"/> Namun, yang terjadi adalah semua pasien palsu tersebut tidak dianggap waras oleh para staff rumah sakit sebaliknya mereka didiagnosa mengalami [[schizophrenia]].<ref name="insane"/> Para pasien palsu akhirnya harus berada di rumah sakit selama 7 hingga 52 hari sedangkan rata-rata mereka berada di sana selama 19 hari.<ref name="insane"/> Walaupun para staff tidak dapat membedakan mereka, 35 dari 118 pasien sesungguhnya di rumah sakit tersebut menyuarakan kecurigaan mereka terhadap pasien palsu.<ref name="insane"/>
 
Pada bagian yang kedua, staff dari sebuah rumah sakit yang mengetahui mengenai percobaan ini diberitahu bahwa selama tiga bulan kedepan akan ada pasien palsu yang berusaha masuk ke sana walaupun sebenarnya tidak.<ref name="insane"/> Para staff diminta untuk menilai kemungkinan seorang pasien yang datang adalah pasien palsu.<ref name="insane"/> Hasilnya dari 193 pasien, 41 orang dengan yakin dinyatakan sebagai pasien palsu oleh setidaknya seorang staff.<ref name="insane"/> Secara rata-rata, sekitar 10 persen dari pasien yang datang tiap harinya dianggap sebagai pasien palsu.<ref name="insane"/>
 
Melalui percobaan ini Rosenhan menyimpulkan bahwa psikiater tidak dapat dengan dipercaya dalam membedakan orang yang waras dan tidak.<ref name="insane"/> Bagian pertama dari percobaan ini menunjukkan kegagalan dalam mendeteksi kewarasan sedangkan yang kedua menunjukkan kegagalan dalam mendeteksi kegilaan.<ref name="insane"/>
 
== Rujukan ==