Jainisme: Perbedaan revisi

711 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (r2.7.1) (bot Menambah: fy:Jaïnisme)
[[Berkas:In-jain.gif|thumb|Bendera kaum Jain]]
 
'''Jainisme''' atau '''Jain Dharma''' atau '''Jaina''' adalah sebuah agama dharma. AgamaJaina inibermakna termasuk salah satu yang tertua di duniapenaklukan. JainismeAgama berasalJaina daribermakna [[India]]. Seorang Jain adalah pengikut para Jina, atau para penaklukagama spiritualpenaklukan. MerekaDimaksudkan mengikutipenaklukan ajarankodrat-kodrat 24syahwati penaklukdi Jinadalam yangtata dikenalhidup sebagai ''Tirthankar'' (pembangun benteng)manusiawi. TirthankarAgama ke-24,Jaina Sangitu Mahavira,dibangun hidup padaoleh [[abadNataputta ke-6 SMVardhamana]]., Sepertihidup agamapada Hindu dan559-527 BuddhasM seorang Jain tujuannyayang ialahberoleh mencapaipanggilan ''[[moksa]]Mahavira'' yang berarti pahlawan besar.
 
Agama Jaina lahir lebih dahulu daripada [[agama Buddha]]. [[Agama Buddha]] punya pengikut lebih luas di luar India, namun agama Jaina terbatas hanya di India saja. Kedua agama tersebut merupakan reaksi terhadap perikeadaan di dalam [[agama Hindu]] mengenai perkembangan ajarannya pada masa lampau.
Dewasa ini ada lebih dari 8 juta pengikut agama ini. Mereka terutama ditemukan di [[India]]. Secara sosial, biasanya para penganut Jainisme termasuk golongan menengah ke atas.
 
Dewasa ini ada lebih dari 8 juta pengikut agama ini. Mereka terutama ditemukan di [[India]]. Secara sosial, biasanya para penganut Jainisme termasuk golongan menengah ke atas. Agama Jaina itu mewariskan bangunan-bangunan kuil yang amat terkenal keindahan arsitekturnya di India dan senantiasa dikunjungi wisatawan.
 
==Kitab suci==
Kitab suci di dalam agama Jaina adalah [[Siddhanta]]. Kitab ini terdiri atas beberapa himpunan. Himpunan pertama terdiri atas dua belas buah ''Angas'' atau bab, namun ''Angas'' keduabelas telah lenyap, tidak dijumpai sampai sekarang.
 
==Referensi==
Hume, Robert, 'World's Living Religions'', 1930.
Gaer, Joseph "How the Great Religions Began'', 1960.
 
{{agama-stub}}
26

suntingan