Batu apung: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
k
←Membatalkan revisi 4343634 oleh 110.138.128.46 (Bicara)
k (←Membatalkan revisi 4343634 oleh 110.138.128.46 (Bicara))
'''Batu apung''' ialah istilah tekstural untuk batuan vulkanik yang merupakan lava berbuih terpadatkan yang tersusun atas [[piroklastik]] kaca yang amat [[mikrovesikel|mikrovesikular]] dengan dinding [[batuan beku gunung berapi]] [[ekstrusif]] yang bergelembung, amat tipis dan tembus cahaya. Batu apung adalah produk umum letusan gunung ([[letusan Plinius|pembentukan Plinius]] dann [[ignimbrit]]) dan umumnya membentuk zona-zona di bagian atas [[lava]] silikat. Batu apung bervariasi dalam hal kepadatannya menurut ketebalan bahan padat antargelombang; banyak sampel yang mengapung di [[air]]. Setelah letusan [[Gunung Krakatau]], ber[[ton]]-ton batu apung hanyut ke [[Lautan Teduh]] lebih dari 20 tahun, beserta batang pohon yang mengapung dengannya. Batu apung banyak digunakan untuk membuat [[beton]] ringan atau yang kepadatannya rendah dan insulatif. Juga digunakan sebagai [[bahan penggosok]], seperti [[pelitur]], [[penghapus]] [[pensil]], [[pengelupasan (kosmetologi)|pengelupas]] [[kosmetik]], dll.
 
{{mineralgeo-stub}}
 
[[Kategori:Batuan beku]]
3.538

suntingan