Yoël: Perbedaan revisi

2.322 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
{{inuse|16 April 2011}}
 
'''Yoël''' (יואל) (diucapkan ''Yo'el'') adalah nabi kedua dalam urutan [[Nabi-nabi Kecil|keduabelas nabi kecil]] dan penyusun [[Kitab Yoël]]. Nabi Yoel dalam urutan Alkitab Kristen ditempatkan sesudah nabi [[Hosea]], sebagai nabi kecil yang kedua menurut urutan itu.<ref name="Darmawijaya"> {{id}} Pr. Darmawijaya. 1990. ''Warta Nabi Masa Pembuangan dan Sesudahnya''. Yogyakarta: Kanisius. </ref> Ia adalah anak laki-laki [[Petuel]]. Identitas pribadinya hanya diketahui lewat kitabnya. Nama Yoël berarti "TUHAN adalah Allah".<ref name="Blommendaal">{{id}} J. Blommendaal. 1979. ''Pengantar Kepada Perjanjian Lama''. Jakarta: BPK Gunung Mulia. </ref> Dalam [[kalender liturgi]] [[Gereja Ortodoks Timur]], perayaannya jatuh pada [[19 Oktober]].
 
 
 
[[Berkas:Michelangelo Buonarroti 029.jpg|thumb|Nabi Yoël dalam lukisan Michelangelo di atap Kapel Sistine]]
 
== Latar Belakang ==
Nabi Yoel hidup diperkirakan jauh setelah kembalinya Israel dari pembuangan di [[Babel]] dan berkarya sekitar tahun 400 SM.<ref name="Darmawijaya"/><ref name="Douglas">{{id}}J.D. Douglas, 2008. ''Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II''. Jakarta: Bina Kasih. </ref> Kehidupan religius waktu itu cukup kuat dikuasai oleh para imam, [[kenisah]] sudah dibangun dan digunakan sebagai tempat ibadah.<ref name="Darmawijaya"/> Negara dalam kondisi politik dan keagamaan yang baik.<ref name="Darmawijaya"/> Bangsa Israel hidup dalam semangat beribadah yang tinggi yang ditunjukkan dengan semangat umat untuk bertobat dan berdoa.<ref name="Darmawijaya"/> Akan tetapi kondisi tersebut menyebabkan Israel menjadi kelompok yang sangat memikirkan terbatas pada kepentingan ke dalam dan kurang berperan dalam lingkungan yang lebih luas.<ref name="Darmawijaya"/>
 
 
== Warta Nabi ==
Pewartaaan Yoel berada di antara nubuatan dan [[apokaliptik]].<ref name="Blommendaal"/> Ia mewartakan bahwa hari TUHAN sudah dekat atas dasar penglihatannya di dalam tulah belalang, yang menghancurkan segala tumbuh-tumbuhan, terutama yang ada di kebun-kebun.<ref name="Blommendaal"/><ref name="Snoek">{{id}} I. Snoek. 1981. ''Sejarah Suci''. Jakarta: BPK Gunung Mulia </ref> Hal ini manjadi tanda [[eskatologis]] mengenai kedatangan [[''Yom Yahwe'' | hari TUHAN]].<ref name="Blommendaal"/><ref name="Snoek"/> Ia menyerukan kepada bangsanya untuk mengadakan hari [[puasa]].<ref name="Blommendaal"/> Ia mewartakan keselamatan yang [[partikularistis]], yaitu keselamatan bagi Israel saja dan hukuman bagi bangsa lain.<ref name="Blommendaal"/>
 
 
== Pemikiran ==
Konsep Allah yang [[universal]] dan keselamatan yang universal, tampaknya gagal ditekankan oleh Yoel.<ref name="Darmawijaya"/> Sebab Yoel mewartakan tentang pembalasan Allah terhadap semua bangsa yang menganiaya orang Israel.<ref name="Douglas"/> Sehingga konsep yang berkembang adalah Allah yang terbatas hanya bagi bangsa Yehuda.<ref name="Darmawijaya"/>
 
 
== referensi ==
492

suntingan