Baju kurung: Perbedaan revisi

2.674 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
==Baju Kurung Perempuan dan Laki-laki==
Baju kurung sebenarnya merupakan jenis pakaian yang dipakai oleh laki-laki maupun perempuan. Namun sekarang ini ada kecenderungan untuk mengaitkan baju kurung hanya dengan kaum perempuan. Di Malaysia, baju kurung untuk laki-laki dikenal dengan sebutan "baju Melayu". Di Indonesia, baju kurung untuk laki-laki disebut sebagai "teluk belanga". Ini adalah salah kaprah, karena "teluk belanga" sendiri adalah salah satu varian dari baju kurung selain baju kurung cekak musang. Baju kurung untuk laki-laki dipakai dengan pasangan celana dan kain samping.
 
Perbedaan antara baju kurung perempuan dan baju kurung laki-laki menurut buku "Pakaian Patut Melayu":
* Baju kurung perempuan jatuhnya di bawah lutut, dengan alas leher yang sempit dan tidak memiliki saku.
Terdapat dua jenis baju kurung, yaitu Baju Kurung Teluk Belanga dan Baju Kurung Cekak Musang.
 
'''==== Baju Kurung Teluk Belanga''' ====
Baju Kurung Teluk Belanga mempunyamempunyai alas leher berbentuk bulat dan belahan di bagian depan. Pada keliling leher baju dilapisi dengan kain lain dan dijahit "sembat halus" sementara bagian pinggiran bulatannya dijahit "tulang belut halus". Bagian pangkal belahan dibuatkan tempat untuk mengancingkan baju yang disebut "rumah kancing" dengan menggunakan jahitan benang "insang pari".
 
Potongan lengan baju panjang dan longgar, berkekek sapu tangan atau berkekek gantung. Potongan badan lurus dan mengembang di bagian bawah.
 
'''Tata cara pemakaian:''' Bagi laki-laki, Baju Kurung Teluk Belanga dipakai dengan baju dipakai di luar (menutupi) celana dan kain samping. Baju ini dipakai dengan bagian lehernya dikaitkan dengan satu kancing. Jika kancing yang digunakan diikat dengan sebiji batu maka disebut dengan kancing "garam sebuku". Jika diikat dengan beberapa batu maka disebut sebagai "kunang-kunang sekebun".
 
==== Baju Kurung Cekak Musang ====
Baju Kurung Cekak Musang dipengaruhi oleh baju gamis yang biasa dipakai oleh masyarakat timur tengah. Baju gamis yang biasanya panjang, dipendekkan hingga ke bawah bokong dan disesuaikan dengan bentuk Baju Kurung Teluk Belanga. Bentuk baju kurung jenis ini mirip dengan Baju Kurung Teluk Belanga, tetapi bagian lehernya tegak dan bagian belahan di depan tertutup oleh tiga, lima, tujuh, atau sembilan anak kancing.
 
Ada kecenderungan untuk menganggap Baju Kurung Cekak Musang lebih bersifat resmi dibandingkan dengan Baju Kurung Teluk Belanga. Kaum laki-laki Melayu biasa memakai baju jenis ini ke acara formal, seperti kaum perempuannya memakai baju kebaya. Baju ini tercantum dalam buku ''"Life and Customs"'' oleh R.O. Winstedt yang dikutip dari Logan, J.I.A. cetakan tahun 1909. Di dalamnya, disinggung mengenai jenis baju yang disebut sebagai "baju kurung Chikah Munsang".
 
'''Tata cara pemakaian:''' Cara pemakaian Baju Kurung Cekak Musang mirip dengan Baju Kurung Teluk Belanga. Namun khusus bagi kaum lelaki, baju kurung dimasukkan ke dalam kain samping (kain samping menutupi baju). Ini kebalikan dari Baju Kurung Teluk Belanga yang bajunya dipakai di luar (menutupi) kain samping.
 
== Kelengkapan ==
Ada beberapa jenis pakaian lain yang lazim dipakai bersamaan dengan baju kurung.
 
=== Kelengkapan Perempuan ===
==== Sarung ====
Baju kurung biasanya dipasangkan dengan sarung, dan sarung itu sendiri dikenakan dengan ikatan "ombak mengalun" yaitu lipatan kain yang berlipit-lipit (berombak-ombak). Lipatan ini ada di bagian kiri atau kanan badan.
 
Kain Dagang
Kain dagang adalah kain sarung yang digunakan sebagai kerudung di saat bepergian. Ini dimaksudkan untuk melindungi diri dari terik matahari. Apabila berada di dalam ruangan, maka kain dagang diikatkan pada pinggang.
 
== Pranala luar ==
279

suntingan