Gita Wirjawan: Perbedaan revisi

192 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
+fact
(+fact)
|religion =
|website =
}}'''Gita Wirjawan''' ({{lahirmati|[[Jakarta]]|21|09|1965}}<ref name="tjp">The Jakarta Post. [http://www.thejakartapost.com/news/2009/04/15/gita-wirjawan-developing-investment.html Gita Wirjawan: Developing investment] (diakses 20 April 2010)</ref>) adalah [[pengusaha]] asal [[Indonesia]]<ref name="tjp"/>. Nama lengkapnya Gita Irawan Wirjawan, putra dari pasangan Wirjawan Djojosugito (almarhum) dan Paula Wirjawan<ref name="tmp">tempointeraktif.com. [http://www.tempointeraktif.com/hg/profil/2009/02/08/brk,20090208-159012,id.html Dua Dunia Gita Wirjawan]. (diakses 12 April 2010)</ref>. Pada 2008, ia mendirikan perusahaan Ancora Capital (tempo), perusahaan [[investasi]] di bidang sumber daya dan [[pertambangan]].{{fact}} Ia mendirikan perusahaan tersebut setelah ia memutuskan mundur dari kursi [[presiden direktur]] [[JP Morgan Indonesia]] yang ia jabat 2006-2008<ref name="tmp"/>.
 
Kesuksesannya dalam mengelola perusahaan berbekal kekuatan [[relasi]] yang ia bangun sejak kuliah di [[Harvard]]<ref name="tmp"/>. [[Ancora Capital]] sendiri berfokus pada investasi di sektor energi dan [[sumber daya alam]]<ref name="anj"/>. Kesuksesan Gita dalam mengelola perusahannya dibuktikan ketika Dalam hitungan bulan, Ancora berasil mengambil alih sebagian saham beberapa perusahaan besar seperti [[PT Bumi Resources Tbk]], Selain itu, ia juga merupakan salah satu [[komisaris]] [[PT Pertamina]]<ref name="anj">Antarajateng.com. [http://www.antarajateng.com/detail/index.php?id=20611 Profil Singkat Calon Menteri Kabinet]. (diakses 18 April 2010)
 
== Karier dan Kehidupan ==
Gita menempuh pendidikan S-1 di [[Amerika Serikat]].{{fact}} Ia menyelesaikan kuliahnya di ''Kennedy School of Government, Harvard University'', pada 1992 <ref name="tmp"/>. Ia mengambil jurusan administrasi bisnis.{{fact}} Selepas kuliah, ia memulai keriernya dengan bekerja di [[Citibank]]<ref name="tjp"/>. Pada 1999, dia mengambil kuliah S-2 jurusan ''public administration'' (administrasi Publik) di ''Harvard University'' dan lulus pada 2000 <ref name="tjp"/>. Selesai S-2, ia bekerja di [[Goldman Sachs]] [[Singapura]], sebuah bank yang didirikan oleh Marcus Goldman<ref>id.Wikipedia.org. [http://id.wikipedia.org/wiki/Goldman_Sachs Goldman Sachs]. (diakses 21 April 2010)</ref>. Gita bekerja di sana hingga 2004.{{fact}} Tahun berikutnya dia pindah ke ST Telekomunikasi sampai 2006 juga di Singapura, Gita kemudian bekerja di JP morgan Indonesia sebagai [[direktur utama]]<ref name="speak"/>. Gita menjadi direktur di sana 2006-2008<ref name="speak">Speakersassociates.com. [http://www.speakersassociates.com/Gita%20Irawan%20Wirjawan:840.html Gita Irawan Wirjawan]. (diakses 20 April 2010)
</ref>.
 
Gita mundur dari JP Morgan pada April 2008 dan mendirikan Ancora Capital.{{fact}} Perusahaan barunya ini berfokus pada investasi di sektor [[energi]] dan [[sumber daya alam]]<ref name="tjp"/>. Di Ancora, Gita membuktikan kepiawaian dalam mengelola perusahaan yang bergerak di bidang financial.{{fact}} Dalam hitungan bulan, perusahaan ini mengambil alih sebagian saham [[PT Apexindo Pratama Duta Tbk]], PT Bumi Resources Tbk, [[PT Multi Nitrat Kimia]], perusahaan properti di Jakarta, dan sebuah perusahaan properti di [[Bali]]<ref name="tjp"/>. Keberhasilan Gita memimpin Ancora adalah berkat banyak mengandalkan koneksinya saat kuliah di Harvard<ref name="tmp"/>.
 
=== Jazz dan golf ===
Gita merupakan pecinta [[musik]] terutama [[jazz]]<ref name="tjp"/>. Gita mendirikan mendirikan rumah produksi musik bernama [[Omega Pacific Production]]<ref name="tmp"/>. [[Album]]-album yang diluncurkan lebih banyak bercorak jazz.{{fact}} Ia memproduksi album jazz bagi pianis [[Nial Djuliarso]], grup jazz [[Cherokee]], dan [[Bali Lounge I]] dengan [[vokalis]] [[Tompi]]<ref name="tmp"/>. Beberapa lagu dalam album-album itu dia tulis atau [[aransemen]] sendiri.{{fact}} Selain memproduksi album jazz, Gita mengeluarkan album [[pop]], seperti Tompi, Bali Lounge II, dan album [[Dewi Lestari]]<ref name="tmp"/>.
 
Pada akhir 2009, tepatnya pada Rabu, 11 November, Gita resmi bergabung dengan [[Kabinet Indonesia Bersatu II]].{{fact}} Gita memeroleh jabatan baru yakni sebagai Kepala [[Badan Koordinasi dan Penanaman Modal]] (BKPM)<ref>nasional.tvone.co.id. [http://nasional.tvone.co.id/berita/view/27326/2009/11/11/presiden_lantik_gita_wirjawan_5_wakil_menteri/ Presiden Lantik Gita Wirjawan & 5 Wakil Menteri]. (diakses 21 April 2010)</ref>. Sebagai Kepala BKPM, Gita bertugas membenahi permasalahan permasalahan investasi yang ada di Indonesia<ref>metrotvnews.com. [http://metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/polkam/2009/11/11/93839/Presiden-Lantik-5-Wakil-Menteri-dan-Kepala-BKPM Presiden Lantik 5 Wakil Menteri dan Kepala BKPM]. (diakses 21 April 2010)</ref>.
 
Gita juga merupakan pecinta [[olahraga]] [[golf]].{{fact}} Kecintaannya pada golf dia tunjukkan dengan mendirikan sekolah [[Ancora Golf]] untuk mencari bibit pegolf muda dari Indonesia<ref name="tmp"/>. Murid-murid Ancora Golf dididik instruktur dari Singapura untuk dipersiapkan mewakili Indonesia dalam kompetisi [[internasional]].{{fact}} Biaya hidup murid Ancora juga ditanggung Gita.{{fact}} Gita juga menyiapkan asrama bagi anka didiknya.{{fact}} Asrama itu bahkan dilengkapi fasilitas seperti [[televisi plasma]], [[Wi-Fi]], dan penyejuk udara<ref name="tmp"/>.
 
=== Ancora Foundation ===
Gita merupakan pendiri [[Ancora Foundation]], sebuah yayasan yang bergerak dibidang kemanusiaan khususnya pendidikan<ref name="speak"/>. Oraganisasi berfokus pada donasi [[pendidikan]] untuk pemuda Indonesia.{{fact}} [[Yayasan]] ini telah membuat beberapa program beasiswa antara lain<ref name="speak"/>:
* The Gita Wirjawan Graduate [[Fellowship]] Fund di ''John F. Kennedy School of Government, Harvard University''
* The Gita Wirjawan Graduate Fellowship Fund di ''[[University of Cambridge]]''
 
== Pemikiran ==
Sebenarnya latar belakang Gita keluar dari JP Morgan adalah karena ia telah mengetahui lebih dulu mengenai [[krisis finansial]] di AS pada 2007<ref name="tmp"/>. Ia mengetahui bahwa dampaknya akan mendunia.{{fact}} Kala itu ia telah berusaha memberi tahu beberapa ekonom dan [[pemerintah]].{{fact}} Sayang, tidak ada yang peduli<ref name="tmp"/>. Maka, dari itu, ia mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang investasi.{{fact}} Perusahaan itulah yang bernama Ancora Capital.{{fact}} Perusahaan ini ia siapkan untuk membeli [[saham]]-saham perusahaan yang ia perkirakan akan rugi karena [[krisis]] keuangan global itu<ref name="tmp"/>.
 
Dalam hal investasi, Gita meyakini bahwa [[pembangunan]] di Indonesia masih memerlukan bantuan keuangan<ref name="tjp"/>. Indonesia sebagai negara berkembang, menurut Gita memerlukan [[investasi]] asing (''[[foreign investment]]'')sebagai penunjang kekuarangan modal (capital) yang terjadi<ref name="tjp"/>. Gita mengumpamakan Indonesia adalah sebuah bangunan yang kekurangan dana untuk membuat atapnya<ref name="tjp"/>.
 
Maka dari itu, bantuan dari luar sebaiknya tidak ditanggapi negatif<ref name="tjp"/>. Dengan sudut pandang positif, bantuan ini harus diartikan sebagai modal untuk membangun kekuatan ekonomi.{{fact}} Dan kebetulan pihak luar negeri memiliki sumber bantuan tersebut. {{fact}}Sebenarya seharusnya memang orang Indonesia sendiri yang mengelola sumber dayanya sendiri, tetapi untuk periode tertentu bantuan masih dibutuhkan<ref name="tjp"/>.
 
Akan tetapi, Gita tetap mengakui bahwa meminta bantuan dari luar negeri memang dilematis.{{fact}} Sebagian kalangan menilai bahwa ini tidak [[nasionalis]] dan hanya membahayakan kondisi ekonomi dalam negeri.{{fact}} Bagi Gita, pandangan itu salah.{{fact}} Bantuan dari luar negeri seharusnya diartikan sebagai dukungan untuk membangun ekonomi negara bukan menjual [[negara]].{{fact}} Sekali lagi, ia menegaskan bahwa bantuan itu harus ditanggapi dengan [[pola pikir]] (''mindset'') [[positif]]<ref name="tjp"/>.
 
== Referensi ==
360

suntingan