Kepustakaan Populer Gramedia: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Estiwahyu (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1:
'''Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)''' adalah salah satu penerbit di bawah payung Kelompok Kompas Gramedia, yang memiliki tradisi memadukan bisnis dan kegiatan sosial. Leluri ini bersumber pada keyakinan bahwa profit dalam bisnis seyogianya diperoleh dari mengembangkan potensi sekeliling.
 
Didirikan pada 1 Juni 1996 atas prakarsa [[Parakitri T. Simbolon]], KPG berusaha meningkatkan melek sains dan keterbukaan pikiran pembaca dengan menerbitkan buku-buku sains dan humaniora, baik lokal maupun terjemahan. Seperti namanya, ''pustaka'' tersebut hendaklah ''populer'': serius dan nikmat.
Didirikan pada 1 Juni 1996 atas prakarsa [[Parakitri T. Simbolon]], KPG berusaha meningkatkan melek sains dan keterbukaan pikiran pembaca dengan menerbitkan buku-buku sains dan humaniora, baik lokal maupun terjemahan. Seperti namanya, ''pustaka'' tersebut hendaklah ''populer'': serius dan nikmat. ''Serius'', berarti sanggup memberi pembaca pemahaman yang jernih atas satu perkara, menggairahkan pembaca untuk memikirkan atau merenungkan suatu perkara lebih jauh lagi, atau memberi kejutan—sepetak ruang hening di tengah hiruk-pikuk banjir informasi. ''Nikmat'', maka bahasanya mengalir jelas, dan bila perlu disajikan dengan ilustrasi, kartun, ataupun dalam bentuk komik agar perkara rumit lebih gampang dipahami.
 
Buku pertama KPG, terbit pada 1996, adalah ''Politik Kerakyatan'', cerita bergambar saduran ''Discorsi'' karya utama [[Niccolò Machiavelli]]. Setahun kemudian, ''Politik Kekuasaan'', masih saduran karya Machiavelli, terbit hampir bersamaan dengan tiga karya duo kartunis Benny& Mice dalam seri ''Lagak Jakarta''. Seri ini mendapat sambutan luas setelah pada 2007 terbit Edisi Lengkap Lagak Jakarta. Pembaca makin gandrung dengan duo kartunis Benny & Mice, sosiolog ''par excellence'', ini setelah mereka meluncurkan buku-bukunya, ''100 Tokoh yang MenghiasiMewarnai Jakarta'' (2008), dan ''Lost in Bali 1'' (2008) dan ''Lost in Bali 2'' (2009), di samping karya tunggal Benny, ''Dari Presiden ke Presiden 1 dan 2''.
 
Novel pertama KPG, ''Saman'', karya [[Ayu Utami]], terbit hampir bertepatan dengan awal berkecambahnya Reformasi di negeri ini. ''Saman'' memenangi beberapa penghargaan sastra, di antaranya Lomba Penulisan Novel DKJ 1998 dan Prince Claus Award pada 2000. Kehadiran novel ini cukup fenomenal. Bukan hanya mutu sastranya yang tinggi dan keberaniannya mengangkat isu-isu politik dan seksualitas perempuan yang ketika itu ditabukan. Sampai 2008, ''Saman'' telah dicetak ulang sebanyakhingga 27lima kali hanya dalam waktu tiga bulan, hingga menjadi lokomotif untuk penerbitan sastra lokal.
''Kartun Fisika'' karya [[Larry Gonick]] yang terbit pada 2001 merupakan buku sains pertama KPG. Buku-buku sains lainnya, antara lain, adalah Seri ''Science Masters''. Seri ini mencakup buku-buku populer karya saintis terkemuka dunia di berbagai bidang, mulai dari fisika kuantum hingga kosmologi, dan dari palaentologi hingga neurologi.
 
Di usianya yang ke-14 tahun 2010 ini KPG telah menerbitkan sekitar 250 judul, baik terjemahan maupun lokal.
''Kartun Fisika'' karya Larry Gonick yang terbit pada 2001 merupakan buku sains pertama. Buku-buku sains lainnya antara lain adalah Seri ''Science Masters''. Seri ini mencakup buku-buku populer karya saintis terkemuka dunia di berbagai bidang, mulai dari fisika kuantum hingga kosmologi, dan dari palaentologi hingga neurologi.
 
Di usianya yang ke-14 ini KPG telah menerbitkan sekitar 250 judul, baik terjemahan maupun lokal.