Fiber to the Home: Perbedaan antara revisi

1.355 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: perubahan kosmetika)
kTidak ada ringkasan suntingan
{{judul asing}}
'''Fiber To The Home''' biasa disingkat '''[[FTTH]]''' merupakan suatu format penghantaran isyarat optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan pengguna dengan menggunakan serat optik sebagai medium penghantaran. Perkembangan teknologi ini tidak terlepas dari kemajuan perkembangan teknologi '''[[serat optik]]''' yang dapat mengantikan penggunaan kabel konvensional. Dan juga didorong oleh keinginan untuk mendapatkan layanan yang dikenal dengan istilah '''''Triple Play Services''''' yaitu layanan akan akses [[internet]] yang cepat, suara (jaringan [[telepon]], PSTN) dan [[video]] (TV Kabel) dalam satu [[infastrukturinfrastruktur]] pada unit pelanggan.
 
Penghantaran dengan menggunakan teknologi FTTH ini dapat menghemat biaya dan mampu mengurangkan biaya operasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Ciri-ciri inheren serat optik membenarkan penghantaran isyarat [[telekomunikasi]] dengan lebar jalur yang lebih besar dibandingkan dengan pengunaan [[kabel]] konvensional<ref>Keiser, Gerard, 2000, ''Optical Fiber Communication'', 3rd ed., McGraw-Hill, Singapore, ISBN 0-07-116468-5</ref>.
[[Berkas:FTTHnew.jpg|right|350px]]
 
 
== Komponen Utama ==
# Terminal Saluran Serat Optik (''Optical Line Terminal'', '''OLT''') biasa ditempatkan pada pusat penyedia layanan provider (Central OfficeCO) untuk menghantarkan isyarat layanan kepada setiap pengguna dalam jaringan rangkaian sistem, dan OLT juga merupakan titik aggregasi suara dari [[PSTN]], data dari penghala dan video melalui berbagai bentuk sebagai medium penghantaran<ref>International Engineering Consortium (IEC), 2007, ''FTTH explained: delivering efficient customer bandwidth and enhanced services'', [http://www.iec.org/online/tutorials/fiber home/ Memungkinkan diakses] </ref>.
# Unit Jaringan Serat Optik (''Optical Network Unit'', '''ONU''') adalah peralatan yang digunakan diakhir jaringan untuk memberikan layanan-layanan yang disediakan kepada pelanggan<ref>Conniq, 2007, ''Internet access guide : fiber-to-the-home (FTTH)'', [http://www.conniq.com/InternetAccess FTTH.htm/ Memungkinkan diakses]</ref>.
 
== Jaringan Serat Optik Aktif (''Active Optical Network'', AON) ==
[[Berkas:PON vs AON.png|thumb|350px|right|Perbandingan AON dengan PON.]]
Jaringan serat optik aktif merupakan rangkaian titik ke banyak titik (''Point to Multi Point'', P2MP), penggunaan teknologi ini terbatas karena biayanya sangat tinggi. Peralatan-peralatan aktif yang digunakan dalam jaringan AON termasuk ''optical switch'', memerlukan tenaga [[listrik]].
 
== Jaringan Serat Optik Pasif (''Passive Optical Network'', PON) ==
Jaringan serat optik pasif juga merupakan jaringan P2MP hampir sama dengan AON. Perbedaannya dimana pada titik komponen aktif digantikan oleh pencerai serat optik pasif (''passive optical splitter''). Jika dibandingkan dengan jaringan jenis AON, pemasangan jaringan jenis PON adalah lebih mudah dan murah serta tidak menggunakan komponen [[elektronik]] aktif sehingga mengurangi biaya pemeliharaan peralatan.
 
=== Pencerai Serat Optik Pasif ===
Pencerai serat optik pasif yang digunakan dalam jaringan P2MP memiliki satu masukan dan banyak (multiple) keluaran dan bersifat pasif karena tidak memerlukan sumber energi eksternal. Rugi-rugi atau kehilangan pada pencerai serat optik pasif ini disebut juga ''splitter rasio'', biasanya dinyatakan dalam dB dan ini terjadi terutama bergantung kepada jumlah keluaran dari pencerai tersebut, sebagai contoh, masukan sinyal optik dibagi rata di kaskade atau cabang-cabang; misalnya sebuah splitter 1x2 hanya memiliki dua cabang maka kemungkinan kehilangan (''insertion loss'') adalah 3 dB (50% pada setiap keluaran); jika pada splitter 1x4, maka akan ada dua cabang ditambahkan ke masing-masing kaki 1x2, kehilangan akan bertambah lagi 3 dB sehingga menjadi 6 dB; jika dalam splitter 1x8 dua cabang atau 1x2 split akan ditambahkan ke masing-masing kaki 1x4, sehingga kembali ditambahkan 3 dB sehingga total kehingankehilangan menjadi 9 dB, dan begitu seterusnya.
 
=== Teknologi Akses PON ===
 
== Penerapan Aplikasi FTTH di [[Indonesia]] ==
Sekarang dengan begitu pesatnya perkembangan kebutuhan akan ''Layanan Internet'' dan aplikasi [[multimedia]] lainnya, teknologi FTTH saat ini telah menjadi salah satu solusi untuk dapat memberikan layanan ''Triple Play'' yang terdiri dari [[Data]] ([[Internet]] atau [[Intranet]]), Voice/[[Suara]] ([[VoIP]]) dan [[Video]] (Interaktive [[TV]] dan Multimedia) didalam satu [[infrastruktur]] yang praktis.
 
Sebagai perbandingan sejak tahun 2007 di [[Jepang]], hampir 70% masyarakat Jepang adalah pengguna internet, dan bersamaan dengan itu, minat masyarakat menjadi pelanggan FTTH juga meningkat pesat seiring dengan menurunnya minat akan ''Digital Subscriber Line'' ([[DSL]])<ref>White Paper, Ministry of Internal Affairs and Communications, Japan, 2008.</ref>. Sedangkan di Indonesia keinginan masyarakat akan internet masih rendah, dan tentunya alih teknologi kepada FTTH itu sendiri belum berpengaruh signifikan.
 
Saat ini di kota-kota besar Indonesia seperti [[Jakarta]], kebutuhan akan akses internet yang cepat sudah cukup tinggi dibandingkan dengan kota-kota lainnya, sehingga keinginan untuk beralih ke FTTH tentunya sudah menjadi gaya hidup tersendiri.
 
Pemasangan jaringan [[instalasi]] serat optik merupakan bahagian yang paling mahal dalam [[investasi]] teknologi ini. Beberapa metode instalasi yang telah diperkenalkan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor lain seperti, anggaran yang disediakan, pilihan topologi jaringan, teknologi akses dan protokol, budaya masyarakat sekitar serta [[estetika]].
berikutBerikut ini ada tiga metoda yang telah diimplementasikan dalam pemasangan instalasi jaringan serat optik<ref name="EXPO">EXPO Electro-Optical Engineering Inc., 2008, ''FTTx PON Guide: Testing Passive Optical Networks'', 3rd Ed., Canada: Quebec City, ISBN 1-55342-002-0.</ref>:
# Instalasi bawah tanah (direct burial)
# Instalasi dalam pipa (duct installation)
 
=== The Link Budget ===
''Link budget'' merupakan perhitungan keadaan sebenarnya yang harus dilakukan dalam menentukan beberapa masukan untuk sistem parameter yang akan digunakan dalam aplikasi FTTH. Beberapa pertimbangan yang diperlukan dalam perhitungan ini antaranya besaran sinyal optik dan noise. Faktor ini sangat penting untuk dihitung agar jaringan serat optik benar-benar telah sesuai dengan spesifikasi standar seperti yang direkomendasikan dari ITU dan IEEE.
 
===Pengukuran & Pengujian===
 
Dalam pengukuran dan pengujian, salah satu dari kedua peralatan ini biasanya mesti memiliki kemampuan dalam menguji serat optik pada panjang gelombang 1310 nm, 1490 nm, 1550 nm<ref>Green, P.E., 2006, ''Fiber to the home: the new empowerment'', New Jersey: John Wiley & Sons Inc., ISBN 978-0-471-74247-0</ref>, dan 1625 nm<ref name="EXPO" />.
 
Tujuan utama dari pengujian instalasi serat optik ini adalah untuk menjamin kontinuitas dan kehandalan jaringan dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Selain itu juga dapat mengurangi biaya perawatan, waktu yang diperlukan dalam memulihkan jaringan akibat kemungkinan ganguan (faulty) dari komponen-komponen optik yang digunakan seperti konektor (connector) atau sambungan serat optik (splice).
 
== Referensi ==
{{reflist}}
3.995

suntingan