Fiber to the Home: Perbedaan antara revisi

1.583 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
'''Fiber To The Home''' biasa disingkat '''[[FTTH]]''' merupakan suatu format penghantaran isyarat optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan pengguna dengan menggunakan serat optik sebagai medium penghantaran. Perkembangan teknologi ini tidak terlepas dari kemajuan perkembangan teknologi '''[[serat optik]]''' yang dapat mengantikan penggunaan kabel konvensional. Dan juga didorong oleh keinginan untuk mendapatkan layanan yang dikenal dengan istilah '''''Triple Play Services''''' yaitu layanan akan akses internet yang cepat, suara (jaringan telepon, PSTN) dan video (TV Kabel) dalam satu [[infastruktur]] pada unit pelanggan.
 
Penghantaran dengan menggunakan teknologi FTTH ini dapat menghemat biaya dan mampu mengurangkan biaya operasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Ciri-ciri inheren serat optik membenarkan penghantaran isyarat telekomunikasi dengan lebar jalur yang lebih besar dibandingkan dengan pengunaan kabel konvensional<ref>Keiser, Gerard, 2000, ''Optical Fiber Communication'', 3rd ed., McGraw-Hill, Singapore, ISBN 0-07-116468-5</ref>.
Layanan data (internet), suara (telepon) dan video (TV Kabel) diberikan dari ONU kepada pelanggan pengguna melalui penghantaran media yang sesuai.
 
Secara umum, teknologi FTTH terdiri daripada tiga jenis topologi jaringan<ref name="Koonen">Koonen, Ton, 2006, ''Fiber to the Home/Fiber to the Premises:What, Where, and When?'', Proceedings of the IEEE 94(5): 911-934.</ref>, jaringan titik ke titik, jaringan serat optik aktif dan jaringan serat optik pasif.
 
== Jaringan Titik ke Titik (''Point to Point'') ==
== Penerapan Aplikasi FTTH di [[Indonesia]] ==
Sekarang dengan begitu pesatnya perkembangan kebutuhan akan ''Layanan Internet'' dan aplikasi [[multimedia]] lainnya, teknologi FTTH saat ini telah menjadi salah satu solusi untuk dapat memberikan layanan ''Triple Play'' yang terdiri dari [[Data]] ([[Internet]] atau [[Intranet]]), Voice/[[Suara]] ([[VoIP]]) dan [[Video]] (Interaktive [[TV]] dan Multimedia) didalam satu [[infrastruktur]].
 
Pemasangan jaringan [[instalasi]] serat optik merupakan bahagian yang paling mahal dalam [[investasi]] teknologi ini. Beberapa metode instalasi yang telah diperkenalkan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor lain seperti, anggaran yang disediakan, pilihan topologi jaringan, teknologi akses dan protokol, budaya masyarakat sekitar serta [[estetika]].
berikut ini ada tiga metoda yang telah diimplementasikan dalam pemasangan instalasi jaringan serat optik<ref name="EXPO">EXPO Electro-Optical Engineering Inc., 2008, ''FTTx PON Guide: Testing Passive Optical Networks'', 3rd Ed., Canada: Quebec City, ISBN 1553420020.</ref>:
# Instalasi bawah tanah (direct burial)
# Instalasi dalam pipa (duct installation)
# Instalasi udara (aerial installation)
 
=== The Link Budget ===
''Link budget'' merupakan perhitungan keadaan sebenarnya yang harus dilakukan dalam menentukan beberapa masukan untuk sistem parameter yang akan digunakan dalam aplikasi FTTH. Beberapa pertimbangan yang diperlukan dalam perhitungan ini antaranya besaran sinyal optik dan noise.
 
===Pengukuran & Pengujian===
Untuk mendapatkan performa yang baik, dan bebas dari kemungkinan kesalahan dalam penghantaran layanan kepada konsumen, maka setiap jaringan instalasi serat optik perlu diuji dan diukur terlebih dahulu. Berikut ini beberapa peralatan [[optoelektronik]] yang biasa digunakan dalam pengukuran dan pengujian tersebut:
# [[Optical Loss Test Set]] (OLTS)
# [[Optical Time-Domain Reflectometer]] (OTDR)
 
Dalam pengukuran dan pengujian, salah satu dari kedua peralatan ini biasanya mesti memiliki kemampuan dalam menguji serat optik pada panjang gelombang 1310 nm, 1490 nm, 1550 nm<ref>Green, P.E., 2006, ''Fiber to the home: the new empowerment'', New Jersey: John Wiley & Sons Inc., ISBN 9780471742470</ref>, dan 1625 nm<ref name="EXPO" />.
== Referensi ==
{{reflist}}
3.995

suntingan