Buka menu utama

Perubahan

11 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
k
{{rapikan}} +typo
{{rapikan}}
[[Letnan Satu|Lettu.]] '''Doel Arif''' adalah pihak yang bertanggung jawab untuk menangkap [[Jenderal|jenderal-jenderal]] Angkatan Darat yang diduga akan membentuk [[Dewan Jenderal]] oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam peristiwa [[September]] [[1965]].
 
Bentuk hukuman yang diberikan kepadanya mungkin langsung eksekusi, seperti halnya [[Dipa Nusantara Aidit|D.N. Aidit]] oleh [[Kolonel]] [[Yasir Hadibroto]]. Atau, bukan tidak mungkin, ketidakjelasan Lettu. Doel Arief lebih mirip dengan misteri tentang [[Sjam Kamaruzzaman]].
 
Kalau dilihat secara [[holistik]] dengan asumsi bahwa G30S betul-betul merupakan [[skenario]] [[kudeta]] peran Doel Arief tidak begitu penting. Setidaknya, ia hanyalah [[pion]] yang dimainkan para elit diatasnya. Perannya hanya sebagai pelaksana untuk menculik para jenderal. Namun kalau diasumsikan bahwa G30S merupakan skenario [[jenius]] untuk menabrakkan [[PKI]]] dan AD guna memunculkan konstelasi [[politik]] baru di Indonesia, maka Lettu Doel Arief adalah saksi kunci yang harus dibungkam. Terlalu banyak yang diketahui Lettu Doel Arief sehingga harus di jaga kerahasiannya.
Dari berbagai sumber yang ada dapat disusun rekonstruksi sebagai berikut. Sjam mendisain gerakan yang dirancang untuk dilakukan [[Oentoeng]]. Namun, ada pihak ketiga yang memanfaatkan Lettu Doel Arief untuk mengacaukan gerakan. Kalau semula tidak ada perintah bunuh terhadap para jenderal, tetapi oleh Doel Arief (selaku komandan Pasukan Pasopati), diberikan instruksi "tangkap hidup atau mati". Akhirnya gerakan menjadi kacau balau.
4.769

suntingan