Jane Austen: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  12 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Dari tahun 1811 hingga tahun 1816, dengan terbitnya ''[[Sense and Sensibility]]'' (1811), ''[[Pride and Prejudice]]'' (1813), ''[[Mansfield Park]]'' (1814), dan ''[[Emma]]'' (1816), ia sukses sebagai seorang penulis. Ia menulis dua novel lainnya, ''[[Northanger Abbey]]'' dan ''[[Persuasion]]''. Keduanya diterbitkan pada tahun [[1818]] setelah kematiannya. Novel ketiga yang berjudul ''[[Sanditon]]'' tidak sempat diselesaikannya karena ia meninggal dunia.
 
Karya-karya Austen mengandungmengkritik aliran ''[[the novel of sensibility]]'' yang berkembang pesat pada pertengahan kedua [[abad 18]] dan juga aliran [[realisme]] [[abad 19]]. [[Plot cerita]] Austen, meski lebih bersifat parodi, menyoroti betapa pentingnya [[pernikahan]] bagi kaum [[perempuan]] masa itu demi menjamin status [[sosial]] dan [[ekonomi]]nya. Seperti halnya plot cerita dalam karya [[Samuel Johnson]], salah satu pengaruh kuat terhadap tulisan Austen, novel-novel Austen mempersoalkan isu [[moral]].
 
Semasa hidupnya, karena Austen memilih untuk menerbitkan secara anonim, novel-novelnya tidak membuatnya dikenal luas dan tidak banyak diulas. Sepanjang pertengahan abad 19, novel-novel Austen dikagumi hanya oleh kaum [[pujangga]] golongan kelas atas. Namun, penerbitan ''[[Memoar of Jane Austen]]'' karya keponakan laki-laki Austen pada tahun [[1869]] membuat Austen dikenal oleh khalayak umum sebagai sosok pribadi yang menarik, sekaligus memopulerkan novel-novelnya. Pada tahun [[1940]]-an, Austen mulai diakui di lingkungan akamedis sebagai "penulis besar Inggris". Pada pertengahan [[abad 20]], semakin banyak orang yang tertarik untuk mempelajari karya Austen. Mereka mengupas segala aspek, mulai dari [[artistik]], [[ideologi]], hingga [[sejarah]]. Di era [[budaya]] [[pop]] muncul sebuah kelompok [[Janeite]], yang lebih berfokus pada kehidupan Austen, novel-novelnya dan berbagai adaptasi novelnya dalam [[film]] dan [[televisi]].
Pengguna anonim