Orang utan sumatra: Perbedaan revisi

4.597 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(Mengembangkan)
== Perilaku ==
[[Image:723px-Orang-utan bukit lawang 2006.jpg|thumb|left|Orangutan Sumatra di [[Bukit Lawang]]]]
Dibandingkan Orangutan Kalimantan, Orangutanorangutan Sumatra lebih menyukai pakan buah-buahan dan terutama juga serangga.<ref name="wich2004"/> Buah yang disukai termasuk buah [[araberingin]] dan [[nangka]]. MeekaMereka juga makan telur burung dan vertebrata kecil.<ref>[http://www.bbc.co.uk/nature/wildfacts/factfiles/360.shtml BBC - Science & Nature - Wildfacts - Sumatran orangutan]</ref> Orangutan Sumatra lebih singkat dalam makan di batang dalam suatu pohon.
 
Orangutan Sumatra liar di rawa Suaq BalimbingdiamatiBalimbing diamati menggunakan alat.<ref>[[Carl Zimmer|Zimmer, Carl]]. "Tooling through the trees - tool use by wild orangutans" ''[[Discover Magazine]]'', November 1995.</ref> Seekor orangutan mematahkan cabang pohon yang panjangnya sekiatr satu kaki, menyingkirkan ranting-rantingnya dan mengasah ujungnya. Lalu ia menggunakan batang itu untuk mencungkil lubang pohon untuk mencari rayap. Mereka juga menggunakan batang itu untuk memukul-mukul dinding sarang lebah. Selain itu, orangutan juga menggunakan alat untuk makan buah. Saat buah pohon ''[[Neesia]]'' matang, buah itu keras, kulit yang bergerigi melunak hingga ia jatuh terbuka. Di dalamnya ada biji yang disukai orangutan, namun mereka diselimuti rambut yang mirip serat kaca yang sakit bila termakan. Orangutan pemakan ''Neesia'' akan memilih batang lima inci, mengulitinya dan kemudian menghilangkan bulu-bulu itu dengannya. Bila buah itu sudah bersih, kera itu akan makan bijinya menggunakan batang itu atau jemarinya. Meskipun rawa yang serupa ada di Kalimantan, orangutan Kalimantan liar belum dilihat menggunakan alat macam ini.
 
[[NHNZ]] memfilemkan orangutan Sumatra untuk acaranya ''Wild Asia: In the Realm of the Red Ape''; acara itu mempertunjukkan salah satu orangutan menggunakan peralatan sederhana, ranting, untuk menjangkau makanan dari tempat yang sulit. Ada juga serangkaian gambar seekor binatang menggunakan daun besar sebagai payung saat terjadi hujan badai tropis
 
Orangutan Sumatra juga lebih arboreal daripada sepupunya dari Kalimantan; hal ini mungkin karena adanya pemangsa seperti [[harimau Sumatra]]. Mereka bergerak dari pohon ke pohon bergelantungan menggunakan lengannya.
 
== Daur hidup ==
Orangutan Sumatra lebih sosial daripada orangutan Kalimantan. Orangutan-orangutan ini berkumpul untuk makan sejumlah besar buah di pohon beringin. Akan tetapi, orangutan jantan dewasa umumnya menghindari kontak dengan jantan dewasa lain. Pemerkosaaan umum terjadi diantara orangutan. Jantan sub-dewasa akan mencoba kawin dengan betina manapun, meskipun mungkin mereka gagal menghamilinya karena betina dewasa dengan mudah menolaknya. Orangutan betina dewasa lebih memilih kawin dengan jantan dewasa
 
Rerata jangka waktu kelahiran orangutan Sumatra lebih lama daripada orangutan Kalimantan dan merupakan rerata jangka waktu terlama diantara [[kera besar]]. Orangutan Sumatramelahirkan saat mereka berumur sekitar 15 tahun. bayi orangutan akan dekat dengan induknya hingga tiga tahun. Bahkan setelah itu, anaknya masih akan berhubungan dengan induknya. Kedua spesies orangutan mungkin hidup beberapa dekade; perkiraan panjang umurnya dapat melebihi 50 tahun. Rata-rata perkembangbiakan pertama ''P. abelii'' adalah sekitar 12.3&nbsp;tahun tanpa ada tanda [[menopause]].<ref name="wich2004">{{cite journal| title=Life history of wild Sumatran orangutans (''Pongo abelii'')| author=S. A. Wich; S. S. Utami-Atmoko; T. M. Setia; H. D. Rijksen; C. Schürmann, J.A.R.A.M. van Hooff and C. P. van Schaik| journal=Journal of Human Evolution | volume=47| issue=6|date=2004| pages=385&ndash;398| doi=10.1016/j.jhevol.2004.08.006}}</ref>
 
== Status ==
[[Image:Orang utan and man.jpg|thumb|left|Seekor orangutan Sumatra sedang dirawat di Bukit Lawang.]]
Orangutan Sumatra [[endemik]] dari pulau [[Sumatra]] dan hidupnya terbatas di bagian utara pulau itu. Di alam, orangutan Sumatra bertahan di provinsi [[Nanggroe Aceh Darussalam]] (NAD), ujung paling utara Sumatra.<ref name="Singleton2004">{{cite conference|author=Singleton, I., S. Wich, S. Husson, S. Stephens, S. Utami Atmoko, M. Leighton, N. Rosen, K. Traylor-Holzer, R. Lacy, O. Byers|title=Orangutan Population and Habitat Viability Assessment|publisher=[[IUCN]]|booktitle=Final Report. IUCN/SSC Conservation Breeding Specialist Group (CSG)|date=2004}}</ref> Primata ini dulu tersebar lebih luas, saat mereka ditemukan lebih ke Selatan tahun 1800-an seperti di [[Jambi]] dan [[Padang]].<ref name="Rijksen1978">{{cite journal|last=Rijksen|first=H. D.|date=1978|title=A Field Study on Sumatran Orang utans (Pongo pygmaeus abelli, Lesson 1827)|journal=Ecology, Behavior and Conservation|publisher=Veenaman and Zonen|location=Wageningen}}</ref>
Ada populasi kecil di provinsi [[Sumatra Utara]] sepanjang perbatasan dengan NAD, terutama di hutan-hutan [[danau Toba]]. Survei di danau Toba hanya menemukan dua areal habitat, [[Bukit Lawang]] (didefinisikan sebagai [[suaka margasatwa]]) dan [[Taman Nasional Gunung Leuser]].<ref name="Wich2003">{{cite journal| title=The status of the Sumatran orang-utan ''Pongo abelii'': an update| author=S. A. Wich; I. Singleton; S. S. Utami-Atmoko; M. L. Geurts; H. D. Rijksen; and C. P. van Schaik| journal=Flora & Fauna International| volume=37| issue=1|date=2003| doi=10.1017/S0030605303000115| pages=49}}</ref> Tahun 2002, [[World Conservation Union]] menempatkan spesies ini dalam [[IUCN Red List]] dengan status [[Critically endangered|kritis]].
 
Survei baru-baru ini tahun 2004 memperkirakan ada sekitar 7.300 orangutan Sumatra yang masih hidup di alam liar.<ref name="Singleton2004"/> Beberapa diantaranya dilindungi di lima daerah di Taman Nasional Gunung Leuser dan lainnya hidup di daerah yang tidak terlindungi: blok Aceh baratlaut dan timurlaut, sungai Batang Toru Barat, Sarulla Timur dan Sidiangkat. Program pembiakan telah dibuat di [[Taman Nasional Bukit Tiga Puluh]] di provinsi [[Jambi]] dan [[Riau]] dan menghasilkan populasi orangutan Sumatra yang baru.
 
Di kurungan, ada lebih banyak [[kebun binatang]] dan taman satwa di luar habitat alami yang tertarik pada orangutan secara umum. Orangutan Sumatra tertua adalah [[Ah Meng]] yang lahir pada tahun 1960.<ref>{{cite news| title = Singapore’s most famous ape celebrates 46th birthday | url = http://www.khaleejtimes.com/DisplayArticleNew.asp?xfile=data/theworld/2006/June/theworld_June523.xml&section=theworld | publisher = Khaleej Times|date=18 June 2006}}</ref> [[Nonja]], yang dianggap yang tertua di kandang atau di alam saat kematiannya, mati di [[Miami MetroZoo]] pada umur 55.<ref>{{cite news| title = 'World's oldest' orang-utan dies | url = http://news.bbc.co.uk/2/hi/americas/7166338.stm| publisher = [[BBC News]]|date=31 December 2007}}</ref>
 
== Lihat juga ==
{{portal|Indonesia}}
* [[Fauna Indonesia]]
 
== Rujukan ==
819

suntingan