Parodi: Perbedaan antara revisi

1.284 bita ditambahkan ,  4 bulan yang lalu
Menambahkan konten.
(Menambahkan konten.)
(Menambahkan konten.)
Beberapa seniman mengukir karir dengan membuat parodi. Salah satu contoh paling terkenal adalah [["Weird Al" Yankovic]]. Karirnya memparodikan aksi musik dan lagu-lagu lain telah melampaui banyak artis atau band yang dia parodikan. Yankovic tidak diwajibkan menurut hukum untuk mendapatkan izin parodi; sebagai aturan pribadi, bagaimanapun, dia meminta izin untuk memparodikan lagu seseorang sebelum merekamnya. Beberapa artis, seperti rapper [[Chamillionaire]] dan band [[grunge]] yang berbasis di Seattle, [[Nirvana (grup musik)|Nirvana]], menyatakan bahwa parodi Yankovic atas lagu mereka masing-masing sangat bagus, dan banyak artis menganggap bahwa diparodikan olehnya sebagai lencana kehormatan.<ref name="Ayers">{{cite news|last=Ayers|first=Mike|date=24 July 2014|title='Weird Al' Yankovic Explains His Secret Formula for Going Viral and Hitting No. 1|url=https://blogs.wsj.com/speakeasy/2014/07/24/weird-al-interview-mandatory-fun/|work=[[The Wall Street Journal]]|access-date=12 September 2015}}</ref><ref name="Hamersly">{{cite news|last=Hamersly|first=Michael|title="Weird Al" Yankovic brings his masterful musical parody to South Florida|url=http://www.miami.com/quotweird-alquot-yankovic-brings-his-masterful-musical-parody-south-florida-article|work=[[Miami Herald]]|access-date=12 September 2015}}</ref>
 
Dalam sistem hukum AS, poin bahwa dalam banyak kasus parodi suatu karya dikategorikan dan diperbolehkan sebatas [[penggunaan wajar]] (''fair use'') dijunjung tinggi, bahkan dalam kasus [[Rick Dees]], diputuskan untuk menggunakan 29 detik musik dari lagu ''When Sonny Gets Blue'' untuk memparodikan gaya bernyanyi [[Johnny Mathis]] bahkan setelah izinya ditolak. Pengadilan banding menguatkan keputusan pengadilan bahwa jenis parodi ini mewakili sepanjang penggunaan wajar (''fair use''). ''[[Fisher v. Dees]]'' [[Case citation|794 F.2d 432]] (9th Cir. 1986)
 
== Parodi film ==
{{Main|Swaparodi}}
Bagian dari parodi adalah parodi diri di mana seniman memparodikan karya mereka sendiri (seperti dalam acara sitkom [[Extras (TV series)|Extras]] karya [[Ricky Gervais]]).
 
== Isu Hak Cipta ==
Meskipun parodi dapat dianggap sebagai [[Ciptaan turunan|karya turunan]] dari karya berhak cipta yang sudah ada sebelumnya, beberapa negara telah memutuskan bahwa parodi dapat berada di bawah [[Batasan dan pengecualian untuk hak cipta|batasan hak cipta]] seperti [[transaksi yang adil]] (''tair dealing''), atau memiliki undang-undang transaksi yang adil yang mencakup parodi dalam cakupannya.
 
=== Amerika Serikat ===
Parodi dilindungi di bawah doktrin [[penggunaan wajar]] (''fair use'') dari undang-undang hak cipta Amerika Serikat, tetapi pembelaan akan lebih berhasil jika penggunaan karya berhak cipta bersifat transformatif, seperti kritik atau komentar terhadapnya.
 
Dalam perkara [[Campbell v. Acuff-Rose Music, Inc.]], Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan bahwa parodi rap "[[Oh, Pretty Woman]]" oleh [[2 Live Crew]] adalah termasuk kategori penggunaan yang wajar ''(fair use)'', karena parodi tersebut merupakan karya transformatif yang khas dan dirancang untuk mengolok lagu aslinya, dan bahwa "bahkan jika penyalinan 2 Live Crew dari baris pertama lirik asli dan riff bass pembuka yang khas dapat dikatakan mengarah ke 'hati' aslinya, hati itulah yang paling mudah memunculkan lagu yang diparodikan, dan itu adalah jantung di mana bidikan dari parodinya."
 
== Referensi ==
2.443

suntingan