Harian Haluan: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Sargio saldino (bicara | kontrib)
penjelasan lebih jelas tentang sejarah harianhaluan
Sargio saldino (bicara | kontrib)
k penambahan penjelasan tentang sejarah harian haluan
Baris 26:
 
Pada Tahun 1958-1961, Haluan sempat berhenti terbit ketika terjadi pergolakan daerah ([[Peristiwa-Peristiwa Januari|Peristiwa PRRI]]). Setelah situasi politik Sumatera Tengah kondusif, Haluan terbit kembali. Pada tahun 1980-1990-an Haluan terus mendominasi pemberitaan daerah, khususnya di [[Sumatra Tengah|Sumatera Tengah]] hingga Jawa.
 
Di atas tahun 2005 dan menjelang tahun 2010, pergerakkan ''Haluan'' semakin melambat. Kualitas cetak dan penampilannya, jauh tertinggal. Isinya, tidak lagi terkelola dengan baik. Oplahnya, kian tergerus. Begitu juga iklannya, makin sedikit. Koran legendaris ini, akhirnya hanya mampu bertahan hidup, tanpa bisa tumbuh dengan baik.<ref>{{Cite web|title=Harian Haluan About|url=https://www.harianhaluan.com/about-us|website=Harian Haluan About|language=id|access-date=2021-12-20}}</ref>
 
Pada tanggal 1 Oktober 2010, Pengusaha asal Sumatra Barat, [[Basrizal Koto]] mendapatkan kepercayaan untuk mengelola Surat Kabar Haluan ini dengan tujuan melanjutkan kejayaan surat kabar tertua di Sumatra Barat ini. Selanjutnya, Basrizal Koto, membuat keputusan penting untuk menyatukan anak usaha media di bawah holding HMG (Haluan Media Group) pada 1 Januari 2011. Yang terdiri dari [[Haluan Riau]], [[Haluan Kepri]] dan perusahaan Radio.