J. Mario Belougi: Perbedaan revisi

8 bita ditambahkan ,  3 bulan yang lalu
wikifix
(Memperbaiki letak paragraf. ~~~~)
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
(wikifix)
'''Jouries Mario Belougi''' (lahir 5 Mei 1975) adalah seorang aktivis pro-demokrasi  [[Indonesia]].  Belougi memainkan peran penting dalam gerakan pembebasan demokrasi dari dogmatisme pemerintah pada 1990, <ref>{{cite news|last1=Ormas|first=Ampera|title=Menelusuri Jejak Belougi Pejuang Tak Dikenal dari Tapal Batas|url=http://www.kabarpemuda-id.com/2020/08/30/menelusuri-jejak-belougi-seorang-putera-toraja-pejuang-tak-dikenal-dari-tapal-batas/|newspaper=Kabarpemuda.com (Indonesia)|accessdate=2020-08-30}}</ref>dan merupakan pelopor dan pelaku “Grassroots Political Studies” (GPS) ).<ref><nowiki>{{cite news    |last1= Aglionby    |first=John |url=</nowiki>https://www.theguardian.com/world/1999/apr/08/easttimor1<nowiki>    |title= Soldiers Blamed for Massacre in East Timor  ||accessdate= 27-01-2018  |newspaper = The Guardian    |language =en}}</nowiki></ref>Nama Belougi menjadi kontroversial setelah disebut sebagai dalang insiden pengibaran bendera di Filipina di Pulau Miangas pada 2005.<ref><nowiki>{{cite news    |last = Research and Policy Center    |url = </nowiki>http://www.politik.lipi.go.id/kolom/kolom-1/politik-internasional/592-menilik-percepatan-indonesia-filipina-island-miangas<nowiki>    |title = Highlighting the Case of the Philippine Flag Raising on Miangas Island    |  newspaper = Politicbrin.go.id    |accessdate = 2018-10-18}}</nowiki></ref>{{Infobox person
| birth_place = {{negara|Indonesia}} [[Manado]], [[Sulawesi Utara]]
| nationality =
 
Pada tahun 2000, Belougi mendirikan kelompok Studi Politik Akar Rumput (Grassroots Political Studies) dan aktif melakukan diskusi kampung di pedalaman [[Daftar pulau terluar Indonesia|Pulau terluar Indonesia]]. Aktivitas Belougi kemudian  menjadi kontroversi setelah ia diduga sebagai dalang pengibaran bendera Filipina [[Pulau Miangas]] tahun 2005, sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah Indonesia yang mengabaikan kedaulatan lingkungan, hak-hak demokrasi dan politik yang berdampak pada [[kesenjangan sosial]] dan ketimpangan ekonomi rakyat di pulau-pulau terluar.  menjauh.  <ref>{{cite news|title=Bendera Seberang di Pulau Miangas|url=https://majalah.tempo.co/read/nasional/13729/dulu-ada-liga-democracy|accessdate=13-04-2019| newspaper=Tempo.Co (Indonesia)}}</ref>Kejadian ini mengundang perhatian publik  internasional dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah Indonesia dengan membangun fasilitas umum seperti [[bandar udara]] dan [[pelabuhan laut]], serta memberi status kewarganegaraan (WNI) kepada warga yang tinggal di pulau-pulau terluar untuk ikut serta dalam pelaksanaan [[pesta demokrasi]].  dalam pembangunan nasional .<ref><nowiki>{{cite news    |title = Mengamati Perbatasan Indonesia-Filipina    |url = </nowiki>http://www.politik.lipi.go.id/kolom/kolom-1/politik-internasional/592-menilik-percepatan-indonesia-filipina-island-miangas<nowiki>    |newspaper= Badan Riset dan Inovasi Nasional (Indonesia)    |accessdate=2021-10-17  }}</nowiki></ref> <ref><nowiki>{{cite news  |title= Catatan Perjalanan Belougi    |url = </nowiki>http://www.kabarpemuda-id.com/2020/08/30/menelusuri-jejak-belougi-seorang-putera-toraja-pejuang-tak-dikenal-dari-tapal-batas/<nowiki>    |newspaper = Dokumentasi Ampera (Indonesia)  |accessdate =2020-08-17}}</nowiki></ref>
== Referensi ==
{{reflist}}
Pengguna anonim