Pāṭimokkha: Perbedaan revisi

168 bita ditambahkan ,  1 bulan yang lalu
 
== Aniyata ==
Aniyata merupakan dua buah aturan tidak pasti di mana seorang bhikkhu dituduh melakukan pelanggaran dan tindak asusila dengan seorang wanita di tempat tertutup oleh seorang umat awam. Aturan ini disebut tidak pasti karena hasil akhir dari aturan ini bergantung pada pengakuan bhikkhu yang bersangkutan apakah dia melanggar atau tidak. Bukti yang kuat sangat diperlukan untuk menjatuhkan tuduhan tersebut.<ref name="ketiga">{{cite web | url = https://dhammacitta.org/buku/peraturan-kedisiplinan-bhikkhu.html | title = Peraturan Kedisiplinan Bhikkhu | accessdate = 31 Agustus 2020 | publisher = Dhammacitta.org | language = [[Bahasa Indonesia|Indonesia]] }}</ref>
# Apabila seorang bhikkhu duduk dengan seorang wanita berdua saja di tempat tertutup sedemikian rupa sehingga seorang Upasika yang ucapannya dapat dipercaya yang melihat mereka mengatakan bahwa bhikkhu itu melakukan pelanggaran Parajika atau Sanghadisesa atau Pacittiya, maka bhikkhu itu harus diperiksa sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Upasika itu. Jika tuduhan tersebut terbukti, bhikkhu yang bersangkutan melakukan pelanggaran peraturan aniyata.
# Apabila seorang bhikkhu duduk dengan seorang wanita berdua saja di tempat yang tidak terdengar pembicaraannya oleh orang lain sedemikian rupa sehingga seorang Upasika yang perkataannya dapat dipercaya yang melihat mereka mengatakan bahwa bhikkhu itu melakukan pelanggaran Sanghadisesa atau Pacittiya maka bhikkhu itu harus diperiksa sesuai dengan apa yang dikatakan oleh upasika itu. Jika tuduhan tersebut terbukti, bhikkhu yang bersangkutan melakukan pelanggaran peraturan aniyata.