Kadipaten, Majalengka: Perbedaan revisi

1.123 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
k (Robot: Cosmetic changes)
Cerobong asap pabrik ini didirikan pada tahun [[1896]] sedangkan gedung pabriknya rampung pada [[1904]], sebagaimana tertulis pada dinding bangunannya. Bangunanya terlihat kokoh meski berusia lebih dari satu abad. Di bagian depan pabrik terdapat pohon Beringin yang sangat besar hingga puncaknya menutupi badan jalan. Pasokan tebu berasal dari berbagai desa di Majalengka. Tebu diangkut menggunakan kereta melalui jalur rel dari berbagai pelosok lahan pertanian tebu. Di sela-sela waktu pengangkutan, rel yang sama juga digunakan sebagai jalur transportasi kendaraan tradisional [[Gotrok]] yang ditarik oleh Kuda.
 
Namun sekarang, rel-rel itu sudah diangkat seiring dengan tidak berooperasinya lagi pabrik gula. Bahkan, bangunan pabrik dan cerobong asapnya pun sudah diruntuhkan. Belum jelas benar akan digunakan untuk apa lahan bekas pabrik gula yang luas itu.
 
 
16 Des 2008
Memang benar, bangunan yang memiliki nilai sejarah warisan arsitektur belanda itu kini berubah total menjadi sebuah Mini Mall, lebih tepatnya bernama SURYA TOSERBA KADIPATEN menggantikan bangunan 'ANGKER' yang bernilai sejarah dan mempunyai ciri estetis arsitektur eropa abad 'Kerja Rodi'.
 
Peralihan fungsi nilai bangunan tersebut sebetulnya patut disayangkan mengingat Kab.Majalengka adalah satu-satunya kabupaten di Jawa Barat yang tidak terdengar memiliki daerah tujuan wisata seperti halnya daerah lain di Jawa Barat. Hal ini ditambah lagi oleh Pemerintah Kab.Majalengka sendiri yang di nilai seolah tidak memiliki 'Potensi Semangat' sedikitpun untuk menjadikan daerahnya menjadi "DAERAH YANG BERPOTENSI DOLAR".
 
Adalah Kadipaten, salah satu kecamatan yang merupakan jalur lintasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, saat ini dipimpin oleh seorang kepala desa yang bernama Bp. ARNAYO. Letak kantor Desa berada di Dsn. Jatiraga Barat.
 
Kadipaten merupakan daerah yang Panas. Profesi yang heterogen dari penduduk Kec.Kadipaten, menjadikan Kadipaten menjadi satu-satunya Kecamatan di lingkungan Kab.Majalengka dengan peradaban barunya yang GLOBAL dan hanya sekian persen bercirikan 'Sunda Asli'
 
== Kelurahan/desa ==