Jalur kereta api Madiun–Ponorogo: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
k (v2.04b - Fixed using Wikipedia:ProyekWiki Cek Wikipedia (Tanda baca setelah kode "<nowiki></ref></nowiki>"))
| logo =
| logo_width =
[[Berkas:| image =Bescherming van een trein bij Madioen, door jager Bal uit IJmuiden en Karel Hors, Bestanddeelnr 3374.jpg|250px|jmpl|kiri|Tampak kereta api yang sedang berhenti di [[Stasiun Kanigoro]], 10 Februari 1949]]
<!-- Disembunyikan sebagai komentar: | image =3958526487 ed2508344a o.jpg -->
| image_width =200px
| caption =LokomotifTampak B5007,kereta didinaskanapi diyang sekitarsedang Madiunberhenti Pasar-Pasar Besar (Jl.di Panglima[[Stasiun Sudirman)Kanigoro]], 2310 JuliFebruari 19841949
| type =Lintas cabang
| system =Jalur kereta api rel ringan
 
== Sejarah ==
[[Berkas:Bescherming van een trein bij Madioen, door jager Bal uit IJmuiden en Karel Hors, Bestanddeelnr 3374.jpg|250px|jmpl|kiri|Tampak kereta api yang sedang berhenti di [[Stasiun Kanigoro]], 10 Februari 1949]]
Untuk mendukung distribusi hasil bumi dan mobilitas penumpang di wilayah Ponorogo, diperlukan sistem transportasi terpadu, terutama pada sektor kereta api. Pada tahun 1873, Pemerintah Kolonial Belanda mengeluarkan [[konsesi]] izin pembangunan jalur kereta api rute [[Stasiun Surabaya Kota|Surabaya–]][[Stasiun Solo Jebres|Solo]] dan Madiun–Ponorogo, begitu disebutkan dalam buku ''Spoorwegen op Java'' (1873).<ref>{{Cite book|title=Spoorwegen op Java|last=Pincoffs|first=L. dkk.|publisher=Commissie voor de Spoorwegen op Java|year=1873|isbn=|location=Rotterdam|pages=}}</ref>