Kebebasan politik: Perbedaan revisi

10 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
 
== Kebebasan politik di Indonesia ==
[[Berkas:ReformasiDiKorupsi.jpg|kiri|jmpl|Sebuah slogan ''Reformasi dikorupsi'', selama [[Unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia September 2019|Demonstrasi RUU KPK 2019]]|258x258px]]
Di masa [[Orde Baru|orde baru]], dimana iklim politik di Indonesia serasa dikendalikan oleh pemerintah, partai-partai politik dipaksa untuk bergabung menjadi dua partai politik yang dibedakan berdasarkan [[Politik Islam|partai islam]] dan non-islam, sedangkan pemerintah sendiri memiliki satu partai yang dapat dipastikan selalu memenangkan [[pemilihan umum]]. Berbeda sekali ketika saat ini kita melihat beragam partai politik menjamur di kalangan masyarakat.<ref>{{Cite web|last=Kompasiana.com|date=2016-12-30|title=Kebebasan Politik|url=https://www.kompasiana.com/hanifanw/586674e6d392734205fecea9/kebebasan-politik|website=KOMPASIANA|language=id|access-date=2021-07-11}}</ref>
 
2.825

suntingan