Visi Media Asia: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Bareom (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
SyauqiDunkers (bicara | kontrib)
k Artikel ini revisi kembalikan seperti semula
Tag: Dikembalikan
Baris 10:
|foundation = [[8 November]] [[2004]]|
|location = {{flagicon|Indonesia}} [[Jakarta]], [[Indonesia]]|
|key_people = [[Anindya Bakrie]] (Direktur Utama)<br />[[Anindra Ardiansyah Bakrie]] (Wakil Direktur Utama)<br />[[Otis Hahijary]] (Direktur)<br />[[David Eric Burke]] (Direktur)<br />[[Rosan Perkasa Roeslani]] (Komisaris Utama)<br />[[Ilham Akbar Habibie]] (Komisaris Independen)|
|products = [[Televisi]]<br />[[Daring|Situs online]]|
|industry = [[Media]]|
Baris 17:
|homepage = http://www.vivagroup.co.id|
}}
'''PT Visi Media Asia Tbk''' atau disebut '''VIVA''' ({{idx|VIVA}}) adalah kelompok usaha media milik [[Bakrie Group]] yang didirikan sejak tanggal [[8 November]] [[2004]]. Kelompok usaha ini memiliki stasiun televisi [[antv]] dan [[tvOne]] serta [[portal]] berita online [[VIVA.co.id]] telah tercatat publik di [[Bursa Efek Indonesia]] dengan kode {{idx|VIVA}} sejak pada tanggal [[21 November]] [[2011]] sebagai papan utama.
 
== Sejarah ==
PT Visi Media Asia awalnya didirikan dengan nama '''PT Semesta Kolina''', dengan dimiliki oleh Raden Deny Yulianto dan Andi Pravidia Saliman. Pada 21 Juli 2006, pemilik saham lama mengalihkan kepemilikannya kepada PT Capital Managers Asia/CMA (yang terafiliasi dengan Bakrie Group) sebesar 99%, dan sejak itu juga namanya berubah menjadi PT Visi Media Asia. Pada tahun 2007-2008, sempat masuk pemegang saham lain yaitu PT Recapital Advisors (milik [[Sandiaga Uno]] dan [[Rosan Roeslani]])<ref>[https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200205100740-92-471789/jejak-sandiaga-di-recapital-sekuritas-sebelum-dihukum-ojk Jejak Sandiaga di Recapital Sekuritas Sebelum Dihukum OJK]</ref> sebesar 10% dan [[Erick Thohir]] sebesar 1,3%, namun kemudian kembali dijual kepada PT CMA pada pertengahan 2008.<ref>[https://res.cloudinary.com/pt-visi-media-asia-tbk/image/upload/enstaticviva/prospektusviva.pdf Prospektuds VIVA 2011]</ref>
Didirikan pada tanggal [[8 November]] [[2004]], PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) adalah perusahaan konvergensi media terintegrasi terkemuka di Indonesia.
 
Pada [[21 November]] [[2011]], perusahaan resmi mencatatkan saham perdananya di [[Bursa Efek Indonesia]].
Sejak pada tanggal [[21 November]] [[2011]], Visi Media Asia mencatatkan sahamnya di [[Bursa Efek Indonesia]]. [[IPO]] dilakukan dengan harga penawaran Rp 280/saham, dan melepas 14,2% kepemilikannya ke publik.<Ref>[https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-1665810/ipo-tvone-cs-kelebihan-permintaan-512-kali IPO TvOne Cs Kelebihan Permintaan 5,12 Kali]</ref><ref>[https://viva.co.id/arsip/226935-kisaran-harga-saham-ipo-viva-rp260-285 Kisaran Harga Saham IPO VIVA Rp260-285]</ref>
 
== Pemegang Saham ==
Sejak pada tanggal [[21 November]] [[2011]], Visi Media Asia mencatatkan sahamnya di [[Bursa Efek Indonesia]].
 
== Unit usaha ==
Bisnis pertama VIVA dimulai pada tahun 2007, ketika keluarga Bakrie melakukan akuisisi terhadap Lativi yang dimiliki oleh [[Abdul Latief (pengusaha)|Abdul Latief]]. Dalam akuisisi [[stasiun televisi]] yang kemudian berganti nama menjadi [[tvOne]] ini, 49% dikuasai langsung VIVA, 31% oleh anak usahanya yaitu PT Redal Semesta dan sisanya oleh pihak lain. Komposisi kepemilikan saham oleh beberapa pihak ini berlangsung hingga tahun 2010, ketika akhirnya 99% saham tvOne menjadi milik VIVA sepenuhnya, sampai saat ini.<ref>[https://res.cloudinary.com/pt-visi-media-asia-tbk/image/upload/enstaticviva/4th-Quarter-Financial-Report-2011.pdf Lapkeu VIVA 2011]</ref><ref>[https://bisnis.tempo.co/read/117379/lativi-menjadi-tvone Lativi Menjadi TVOne]</ref> Pada tahun 2008, bisnis VIVA diperkuat dengan pengambilalihan PT [[Intermedia Capital]] yang pada tahun selanjutnya (2009) menjadi pemilik 99% saham [[antv]], dan di akhir tahun tersebut juga diluncurkan situs berita [[vivanews.com]]. Sampai saat ini, kedua stasiun televisi dan portal berita masih menjadi penopang utama bisnis VIVA, walaupun sempat juga berupaya masuk ke industri [[televisi berlangganan]] dengan merek viva+ (dahulu direncanakan dengan nama B-TV) pada 2014,<Ref>[https://inet.detik.com/telecommunication/d-2485905/tv-berbayar-milik-bakrie-segera-mengudara TV Berbayar Milik Bakrie Segera Mengudara]</ref> dan juga pernah berupaya membangun stasiun televisi olahraga bernama SportOne.<ref>[https://www.viva.co.id/arsip/297828-akhir-tahun-sprot-one-viva-tayang Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang]</ref><ref>[https://res.cloudinary.com/pt-visi-media-asia-tbk/image/upload/enstaticviva/Annual-Report-VIVA-2014.pdf Lapkeu tahunan VIVA 2014]</ref>
 
Menurut laporan keuangan 2020, berikut ini anak usaha dari PT Visi Media Asia Tbk:<ref>[https://res.cloudinary.com/pt-visi-media-asia-tbk/image/upload/enstaticviva/3-Quarter-Financial-Report-2020f.pdf Laporan Keuangan PT VIVA 2020 Q3]</ref>
* PT Intermedia Capital Tbk ([[Intermedia Capital|MDIA]])
** PT Cakrawala Andalas Televisi ([[antv]])
** PT ANTV Klik Dot Com ([[antvklik.com]])
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Palembang dan Bangka Belitung
** PT Milzeru Dot Com ([[milzeru.com]])
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Makassar dan Palu
** PT Media ANTV Pictures ([[antv Pictures]])
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Yogyakarta dan Ambon
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Bandung dan Bengkulu
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Pekanbaru dan Papua
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Banjarmasin dan Padang
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Bali dan Mataram
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Medan dan Batam
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Lampung dan Kendari
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Semarang dan Palangkaraya
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Manado dan Gorontalo
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Surabaya dan Samarinda
* PT Lativi Media Karya ([[tvOne]])
* PT Viva Televisi OlahragaSport Indonesia ([[sportOne]])<ref>[http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/263258-viva-bangun-tv-olahraga-senilai-rp290-m VIVA Bangun TV Olahraga Rp290 Miliar] - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012</ref><ref>[http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/297828-akhir-tahun--sprot-one-viva-tayang Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang] - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012</ref>
** PT Lativi Media Karya Semarang-Padang
** PT Lativi Media Karya Medan dan Pekanbaru
** PT Lativi Media Karya Manado dan Samarinda
** PT Lativi Media Karya Yogyakarta dan Lampung
** PT Lativi Media Karya Makassar dan Ambon
** PT Lativi Media Karya Banjarmasin dan Bengkulu
** PT Lativi Media Karya Palembang dan Palangkaraya
** PT Lativi Media Karya Kendari dan Pontianak
** PT Lativi Media Karya Bandung
** PT Lativi Media Karya Lombok dan Palu
** PT Lativi Media Karya Bali dan Kepulauan Riau
** PT Lativi Media Karya Surabaya dan Jambi
* PT Viva Media Baru ([[VIVA Networks]])
<!--** [[VIVA.co.id]]
** PT Sarana Mitra Usaha
* PT Bedigital Konektivitas Asia ([[tvOne Connect]])
<!--** [[VIVA.co.id]]
** [[JagoDangdut]]
** [[100KPJ.com]]
Baris 64 ⟶ 43:
** [[Sahijab]]
** [[One Pride MMA|OnePride.net]]
** [[Oneprix|Oneprix.id]]-->
** PT Bedigital Konektivitas Asia ([[tvOne Connect]])
* PT Merah Putih Berkibar ([[One Pride MMA|One Pride]])
* PT Oneprix Motorsport Manajemen ([[Oneprix]])
* PT Asia Global Media
** PT Digi Bintang Sinergi
* PT Redal Semesta
 
'''''Lainnya''' (tidak tercatat sebagai anak perusahaan)''
* PT Viva Televisi Olahraga Indonesia ([[sportOne]])<ref>[http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/263258-viva-bangun-tv-olahraga-senilai-rp290-m VIVA Bangun TV Olahraga Rp290 Miliar] - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012</ref><ref>[http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/297828-akhir-tahun--sprot-one-viva-tayang Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang] - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012</ref>
* PT Merah Putih Berkibar ([[One Pride MMA|One Pride]])
* PT Oneprix Motorsport Manajemen ([[Oneprix]])
* Yayasan Satu Untuk Negeri tvOne (Satu Untuk Negeri)
 
== Mantan perusahaan ==
* PT Bakrie Viva Sport ([[BV Sport]])
* PT Digital Media Asia ([[viva+]])<ref>[http://www.tribunnews.com/2012/10/30/2013-viva-mau-terjun-ke-bisnis-tv-berbayar 2013, VIVA Mau Terjun ke Bisnis </ref><ref>http://www.jpnn.com/read/2012/10/31/145231/Bangun-TV -Berbayar],-Grup-Bakrie-Investasi-USD-150-juta-</ref>
* PT Visi Perjalanan Inkubator ([[Gonla.com]])
* VIVAll