Aurora: Perbedaan antara revisi

35 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
Memperbaiki ejaan dan tanda baca
k (Memperbaiki ejaan dan tanda baca)
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (Memperbaiki ejaan dan tanda baca)
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Beberapa hal penting yang berkaitan dengan terbentuknya aurora yaitu:<ref name=":0" />
# Medan magnetik suatu planet, (dalam hal ini bumi)
# Angin Mataharimatahari, adalah suatu aliran partikel bermuatan (yakni plasma), yang menyebar ke segala arah dari atmosfer terluar matahari (korona), tersusun dari elektron berenergi tinggi dan proton, yang mampu melepaskan diri dari gravitasi sebuah bintang, karena energi panasnya yang sangat tinggi. Plasma adalah partikel sejenis gas yang telah terionisasi. Pada umumnya gas tidak bermuatan, tetapi karena suhu yang sangat panas di matahari menyebabkan partikel gas terionisasi maka terbentuklah plasma, biasanya pada saat terjadi aktivitas matahari pancaran plasma bertambah.
# Interaksi partikel-partikel atmosfer bumi dengan partikel bermuatan dari matahari (plasma), kemudian saat mendekati medan magnet bumi (yang terpusat di kutub utara dan selatan) maka plasma akan tertarik ke kutub-kutub bumi, saat bertemu dengan partikel atmosfer bumi terjadi [[eksitasi]]-relaksasi [[elektron]] sehingga memendarkan warna yang indah. Dengan kata lain, Anginangin matahari yang membawa pancaran plasma mendekati bumi, lalu plasma ini tertarik atau dibelokandibelokkan ke pusat magnet bumi (kutub utara dan selatan), saat plasma ini bertemu partikel atmosfer bumi terjadilah interaksi di antara keduanya sehingga memendarkan warna yang indah, itulah Aurora.
 
Fenomena aurora ini terkait dengan selubung medan magnet atau [[magnetosfer]] Bumibumi dan aktivitas kemunculan cahaya dari Mataharimatahari. Semakin kuat dan lama cahaya aurora, dapat diperkirakan semakin kuat gangguan dari Mataharimatahari yang dikenal sebagai badai matahari (''solar storm''). Badai Mataharimatahari adalah siklus kegiatan peledakan dahsyat dari masa puncak kegiatan bintik matahari (''sunspot''), biasanya setiap 11 tahun akan memasuki periode aktivitas badai matahari. Sedangkan gangguannya yang terjadi pada medan magnet Bumibumi, dinamakan badai magnet (''magnetic storm''). Perubahan medan magnet yang mendadak tersebut menyebabkan partikel bermuatan yang ada di atmosfer meningkat atau berubah arah (misalnya di lapisan [[ionosfer]]). Aurora juga bisa muncul bila terjadi fenomena lanjutan pada magnetosfer yang dikenal sebagai ''magnetic sub-storm''. Peristiwa ini memunculkan aurora oval di kutub-kutub Bumibumi yang simetri satu sama lain. Meski fenomena ini telah diduga oleh para ahli sejak lama, bukti observasi baru diperoleh pada tahun 2001 melalui pengamatan satelit NASA.
 
== Lokasi dan waktu ==
402

suntingan