Alam liar: Perbedaan revisi

79 bita ditambahkan ,  3 bulan yang lalu
Rescuing 0 sources and tagging 1 as dead.) #IABot (v2.0.8
(Rescuing 0 sources and tagging 1 as dead.) #IABot (v2.0.8)
 
[[Berkas:Menilik indahnya rona matahari Taman Nasional Danau Sentarum.jpg|jmpl|295x295px|Hamparan hutan di [[Taman Nasional Danau Sentarum]], Kalimantan Barat.]]
'''Alam liar''' adalah [[lingkungan hidup]] di [[Bumi]] yang belum banyak tersentuh oleh kegiatan manusia atau penggarapan tanah untuk [[pertanian]].<ref>[https://w1.weather.gov/glossary/index.php?letter=w]</ref><ref>{{cite web|url=http://www.wild.org/main/about/what-is-a-wilderness-area/|title=What is a Wilderness Area|publisher=The WILD Foundation|archiveurl=https://archive.is/20121204162126/http://www.wild.org/main/about/what-is-a-wilderness-area/|archivedate=4 December 2012|accessdate=2009-02-20|url-status=dead|df=dmy-all}}</ref> Istilah ini secara tradisional merujuk pada lingkungan di darat, tetapi saat ini juga dapat digunakan untuk merujuk alam liar bawah laut seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap lingkungan kelautan. Peta alam liar mutakhir<ref>{{cite journal|last1=Allan|first1=James R.|last2=Venter|first2=Oscar|last3=Watson|first3=James E.M.|date=12 December 2017|title=Temporally inter-comparable maps of terrestrial wilderness and the Last of the Wild|journal=Scientific Data|volume=4|issue=1|pages=170187|bibcode=2017NatSD...470187A|doi=10.1038/sdata.2017.187|pmc=5726312|pmid=29231923}}</ref> menggambarkan luasan alam liar di daratan hanya sebesar seperempat dari keseluruhan daratan di Bumi. Hal itu pun akan lekas berkurang karena kegiatan manusia.<ref>{{cite journal|last1=Watson|first1=James E.M.|last2=Shanahan|first2=Danielle F.|last3=Di Marco|first3=Moreno|last4=Allan|first4=James|last5=Laurance|first5=William F.|last6=Sanderson|first6=Eric W.|last7=Mackey|first7=Brendan|last8=Venter|first8=Oscar|date=November 2016|title=Catastrophic Declines in Wilderness Areas Undermine Global Environment Targets|journal=Current Biology|volume=26|issue=21|pages=2929–2934|doi=10.1016/j.cub.2016.08.049|pmid=27618267|doi-access=free}}</ref> Alam liar di laut lebih sedikit lagi, dengan hanya 13,2% yang masih terbebas dari aktivitas manusia intensif.<ref>{{cite journal|last1=Jones|first1=Kendall R.|last2=Klein|first2=Carissa J.|last3=Halpern|first3=Benjamin S.|last4=Venter|first4=Oscar|last5=Grantham|first5=Hedley|last6=Kuempel|first6=Caitlin D.|last7=Shumway|first7=Nicole|last8=Friedlander|first8=Alan M.|last9=Possingham|first9=Hugh P.|date=August 2018|title=The Location and Protection Status of Earth's Diminishing Marine Wilderness|url=http://marxiv.org/azq53/|journal=Current Biology|volume=28|issue=15|pages=2506–2512.e3|doi=10.1016/j.cub.2018.06.010|pmid=30057308|last10=Watson|first10=James E.M.|doi-access=free}}{{Pranala mati|date=Februari 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref>
 
Pemerintahan sejumlah negara menetapkan perlindungan untuk [[kawasan alam liar]] dengan membuat hukum untuk tidak hanya mempertahankan apa yang sudah ada, tetapi juga untuk mempromosikan dan memajukannya. Kawasan alam liar ini dapat berupa [[cagar alam]], hutan nasional, taman nasional dan bahkan di daerah perkotaan di sepanjang sungai, ngarai atau daerah yang belum berkembang. Seringkali kawasan ini dianggap penting untuk kelangsungan hidup [[spesies]] tertentu, [[keanekaragaman hayati]], kajian [[ekologi]], konservasi, keheningan dan [[rekreasi]].<ref>No Man's Garden by Daniel B. Botkin p155-157</ref> Kawasan ini juga dapat melestarikan sifat genetik yang bersejarah dan menyediakan habitat bagi puspa dan satwa liar yang mungkin sulit ditiru di [[kebun binatang]], arboretum, atau [[laboratorium]].