Suku Banjar: Perbedaan revisi

287 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
k
Sesuai dengan statusnya sebagai nenek-moyang atau cikal-bakal orang Dayak Maratus, maka nama Sandayuhan sangat populer di kalangan orang Dayak Meratus. Banyak sekali tempat-tempat di seantero [[pegunungan Meratus]] yang sejarah keberadaannya diceritakan berasal usul dari aksi heroik Sandayuhan. Salah satu di antaranya adalah tebing batu berkepala tujuh, yang konon adalah penjelmaan dari Samali’ing, setan berkepala tujuh yang berhasil dikalahkannya dalam suatu kontak fisik yang sangat menentukan.<ref>{{cite book|last=Tsing|first=Anna Lowenhaupt|url=http://books.google.co.id/books?id=qcsdcQk35EUC&lpg=PA72&dq=orang-orang%20banjar&pg=PA75#v=onepage&q=orang-orang%20banjar&f=true|title=Di Bawah Bayang-Bayang Ratu Intan: Proses Marjinalisasi pada Masyarakat|publisher=Yayasan Obor Indonesia|isbn=9789794613061|pages=75-79, 405}}ISBN 979-461-306-1</ref>
 
== Kekerabatan genetika dengan Orang Komoro dan [[Bangsa Malagasi|Orang Madagaskar]] (Vezo/Bajo, Mikea, Antemoro) menurut riset ilmiah ==
 
Riset ilmiah telah dilakukan untuk meneliti kekerabatan genetika orang Banjar dengan [[Bangsa Malagasi|Orang Madagaskar]] seperti komunitas Vezo/Bajo (sub Sakalava?), Mikea (sub Masikoro) adn Antemoro.<ref>http://secher.bernard.free.fr/blog/index.php?post/2016/07/12/Origine-g%C3%A9n%C3%A9tique-des-Malgaches</ref>
 
{{multiple image
33.738

suntingan