Barli: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Ariyanto (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Ariyanto (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 17:
[[Berkas:Hordeum vulgare MHNT.BOT.2015.2.39.jpg|jmpl|''Hordeum vulgare'']]
 
{{speciestitle}} adalah sejenis [[serealia]] untuk [[pakan]] [[ternak]], penghasil [[malt]], dan sebagai makanan kesehatan. JelaiBarli adalah anggota suku padi-padian ('''[[Poaceae]]'''). Pada tahun 2005, jelaibarli berada pada urutan keempat ditinjau dari jumlah produksi dunia dan luas area penanaman serealia di dunia (560.000&nbsp;km²).<ref>{{Cite web|url=http://www.fao.org/faostat/en/|title=FAOSTAT|website=www.fao.org|access-date=2020-02-12}}</ref> Waktu berkecambahnya sekitar 1-3 hari.
 
== Sejarah ==
Bukti paling awal pertanian jelaibarli datang dari situs arkeologis di [[Anak benua India]] yang dinamai [[Mehrgarh]], dari 7000 SM. JelaiBarli yang dibudidayakan ini (''H. vulgare'') adalah turunan dari [[Hordeum|jelaibarli liar]] (''Hordeum spontaneum''). Keduanya adalah [[diploid]] (2n=14 [[kromosom]]). Karena jelaibarli liar dapat disilangkan dengan jelaibarli yang dibudidayakan, keduanya sering diperlakukan sebagai satu spesies, dan dibagi menjadi ''Hordeum vulgare'' subsp. '' spontaneum'' dan subsp. ''vulgare'' (budi daya). Perbedaan utama antara keduanya adalah [[rachis]] yang rapuh pada jelaibarli liar, yang memungkinkan penyebaran benih di alam yang liar. JelaiBarli liar yang paling awal ditemukan datang dari situs Epi-[[Paleolithik]] di [[Levant]], mulai dari [[Natufian]]. JelaiBarli budi daya yang paling awal, terjadi pada situs [[Neolithik]] Aceramic seperti lapisan-lapisan (PPN B) di [[Tell]] Abu Hureyra di [[Suriah]]. JelaiBarli adalah salah satu dari [[hasil bumi dasar neolitik|tanaman panenan budi daya pertama]] di Timur Dekat, pada waktu yang sama dengan gandum [[einkorn]] dan [[emmer]].
 
Di samping [[gandum emmer]], jelaibarli adalah bahan pokok sereal [[Mesir kuno]], yang digunakan untuk membuat [[roti]] dan [[bir]]. Keduanya adalah bahan makanan yang lengkap. Nama yang umum untuk jelaibarli adalah ''jt'' (diduga diucapkan "it"); ''šma'' (diduga diucapkan "SHE-ma") mengacu kepada jelaibarli [[Mesir Hulu]] dan merupakan [[lambang]] dari Mesir Hulu. Menurut [[Kitab Ulangan]] 8:8, jelaibarli adalah salah satu dari "Ketujuh Spesies" tanaman yang mencirikan kesuburan [[Tanah Perjanjian]] [[Kanaan]], dan jelas mempunyai peranan penting dalam [[korban|ibadah korban]] [[Israel kuno]] yang digambarkan dalam [[Pentateukh]] (lihat mis. [[Kitab Bilangan]] 5:15).
 
Pada masa Yunani kuno, makna keagamaan jelaibarli diduga dimulai pada tahap-tahap paling awal dari [[Misteri Eleusinian]]. Minuman ''[[Kykeon]]'', yakni campuran minuman untuk mereka yang menjalani ritual inisiasi, yang disiapkan dari barli dan [[ramuan|ramu-ramuan]], dirujuk dalam [[Nyanyian Homerik]] untuk [[Demeter]], yang juga disebut "Ibu JelaiBarli".
 
{|style="float:right;clear:right;margin:0 0 1em 1em;"
|-
|+'''JelaiBarli dalam [[hieroglif Mesir]]'''
|''jt'' jelaibarli [[determinatif]]/[[ideogram]]
|<hiero>M34</hiero>
|-
Baris 38:
|<hiero>U9</hiero>
|}
Orang Yunani biasanya mengeringkan jelaibarli yang sudah ditumbuk kasar dan memanggangnya sebelum dijadikan bubur, demikian menurut [[Plinius Tua]] di dalam ''[[Sejarah Alam Plinius|Sejarah Alam]]'' (xviii.72). Proses ini menghasilkan [[malt]] yang segera meragi dan menjadi sedikit beralkohol.
 
[[JelaiBarli Tibet]] selama berabad-abad menjadi [[makanan utama]] di [[Tibet]]. JelaiBarli ini dijadikan produk tepung yang disebut ''[[tsampa]]''.
 
Para ahli paleobotani menemukan bahwa jelaibarli telah ditanam di Jazirah Korea sejak Awal [[Periode Tembikar Mumun]] (l.k. 1500–850 SM) bersama-sama dengan tanaman lainnya seperti [[jewawut]], [[gandum]], dan sayur-sayuran (Crawford dan Lee 2003).
 
== Referensi ==