Kasino: Perbedaan revisi

65 bita ditambahkan ,  5 bulan yang lalu
(kembalikan ke versi stabil artikel)
Tag: VisualEditor Dikembalikan
 
== Pengelolaan kasino ==
Biasanya kasino dikelola oleh perusahaan yang mendapat keuntungan dari penjudi dengan menawarkan permainan di mana pelanggan harus membuat taruhan yang tak menguntungkan (misalkan permainan [[craps]], [[roulette]] dan sebagainya), atau, permainan yang secara statistik impas kansnya. Di sini pengusaha kasino meminta komisi atas taruhan pelanggan yang bermain satu sama lain. Misalkan dalam permainan [[poker]https://slotqqvip.com/ slot online], [[pai gow]], [[baccarat]] dan sebagainya.
 
Kasino sering digabungkan dengan atau dekat hotel, rumah makan dan atraksi liburan lain supaya penjudi bisa tinggal lebih lama.
Sebelum tahun 1980-an, kasino pernah diperbolehkan di [[Indonesia]]. Pernah ada kasino di wilayah [[Jakarta]] saat dibawah kepemimpinan [[Ali Sadikin]], misalnya lantai bawah Gedung [[Sarinah]], [[Jakarta Pusat]], di Petak Sembilan (PIX), [[Jakarta Barat]], dan di [[Hai Lai]], Ancol.<ref>{{Cite news|url=https://x.detik.com/detail/intermeso/20170616/Kisah-Bang-Ali-dan-Judi/index.php|title=Kisah Bang Ali dan Judi|newspaper=detikx|access-date=2018-05-26}}</ref>
 
Pada tahun 1990-an, di Indonesia banyak kasino yang diam-diam beroperasi secara ilegal. Seiring dengan perkembangan media yang maju pesat di abad 21, banyak kegiatan tersebut diberitakan di media. Pemerintah Indonesia melalui Kepolisian RI bertindak cepat menutup semua kasino illegal setelah mendapat laporan dari masyarakat. [https://slotqqvip.com/ Freebet slot] Sekarang tidak mungkin bisa ditemukan kasino legal karena bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 yang melarang perjudian.
 
Kasino daring mulai masuk ke Indonesia tahun 2005. Peminat kasino daring sangat besar karena kasino secara fisik sudah tergolong ilegal dan juga, kasino daring dapat dijangkau hanya dengan modal [[telepon genggam]].
Pengguna anonim